KPK Diam-diam Sudah Panggil Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Pungli TKA, Tapi Tak Hadir
KPK rupanya telah bergerak secara senyap dalam mengusut kasus dugaan pemerasan pengurusan RPTKA di Kementerian Ketenagakerjaan
Penulis:
Ilham Rian Pratama
Editor:
Adi Suhendi
Meski belum ditahan, Heri diduga memiliki peran sentral dan terus menerima setoran dari agen TKA bahkan setelah ia pensiun.
KPK menduga Heri menerima total uang sekitar Rp 12 miliar yang sebagian disamarkan melalui pembelian aset, seperti mobil Toyota Innova Zenix dan kendaraan lainnya yang diatasnamakan kerabat.
Total pungutan liar yang dikumpulkan sindikat pejabat Kemnaker dalam kasus ini ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp 135,3 miliar.
Penyidik kini masih menunggu konfirmasi dari pihak Hanif Dhakiri untuk penjadwalan ulang pemeriksaan guna membuat terang konstruksi perkara korupsi yang terjadi di lingkungan Kemnaker tersebut.
Jerat 9 Orang
Dalam kasus ini, KPK sudah menjerat 9 orang termasuk Heri Sudarmanto. Dari 9 orang tersebut 8 di antaranya sudah berstatus terdakwa. Hanya Heri Sudarmanto yang masih berstatus tersangka.
Berikut daftarnya:
1. Suhartono (SH), selaku Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker tahun 2020–2023.
2. Haryanto (HY), selaku Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) tahun 2019–2024; kemudian diangkat menjadi Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker tahun 2024–2025.
3. Wisnu Pramono (WP), selaku Direktur PPTKA Kemnaker tahun 2017–2019.
4. Devi Angraeni (DA), selaku Koordinator Uji Kelayakan Pengesahan PPTKA tahun 2020–Juli 2024 kemudian diangkat menjadi Direktur PPTKA Kemnaker tahun 2024–2025.
5. Gatot Widiartono (GTW), selaku Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Ditjen Binapenta dan PKK tahun 2019–2021; Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PPTKA tahun 2019–2024; serta Koordinator Bidang Analisis dan Pengendalian Tenaga Kerja Asing Direktorat PPTKA Kemnaker tahun 2021–2025.
6. Putri Citra Wahyoe (PCW), selaku Staf pada Direktorat PPTKA pada Ditjen Binapenta dan PKK Kemnaker tahun 2019–2024.
7. Jamal Shodiqin (JMS), selaku Staf pada Direktorat PPTKA pada Ditjen Binapenta dan PKK Kemnaker tahun 2019–2024.
8. Alfa Eshad (ALF), selaku Staf pada Direktorat PPTKA pada Ditjen Binapenta dan PKK Kemnaker tahun 2019–2024.
9. Heri Sudarmanto (HS), selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2017-2018.