Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat Respons Isu Reshuffle Kabinet: Urusan Menteri atau Wakil Menteri Hak Prerogatif Presiden

Sekjen Demokrat Herman Khaeron, menyatakan pihaknya tak mempersoalkan apabila Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Demokrat Respons Isu Reshuffle Kabinet: Urusan Menteri atau Wakil Menteri Hak Prerogatif Presiden
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
RESHUFFLE KABINET - SEKJENi Partai Demokrat, Herman Khaeron, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2025). Ia menyatakan pihaknya tak mempersoalkan apabila Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet. 

Ringkasan Berita:
  • Demokrat  tak mempersoalkan apabila Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle kabinet
  • Herman Khaeron mengatakan reshuffle kabinet merupakan kewenangan mutlak Presiden
  • Herman mengatakan semua keputusan mengenai kabinet adalah urusan Presiden

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan pihaknya tak mempersoalkan apabila Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.

Menurut Herman Khaeron reshuffle kabinet merupakan kewenangan mutlak Presiden.

"Silakan jika itu kebutuhan Presiden," kata Herman kepada Tribunnews.com, Kamis (29/1/2026).

Herman mengatakan semua keputusan mengenai kabinet adalah urusan Presiden. 

"Urusan menteri atau wakil menteri adalah hak prerogatif Presiden. Oleh karenanya apakah ada reshuffle ataupun tidak, diserahkan sepenuhnya kepada presiden," ujarnya. 

Rumor Presiden Prabowo akan melakukan perombakan kabinet mencuat.

Baca juga: PKB Respons Isu Reshuffle Kabinet: Itu Kewenangan Presiden

Rekomendasi Untuk Anda

Kabarnya Presiden Prabowo akan melakukan reshuffle kabinet pada Februari 2026.

Terkait hal tersebut, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum mau mengungkapkan banyak.

Jabatan Wamenkeu Kosong

Ia hanya mengatakan bahwa perombakan kabinet bisa terjadi karena Thomas Djiwandono kini menjadi Deputi Gubernur BI.

Dengan jabatan baru yang diemban Thomas Djiwandono, jabatan Wakil Menteri Keuangan yang sebelumnya diemban keponakan Prabowo kini kosong. 

"Kalau maknanya reshuffle adalah karena ada proses beralihnya jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang kemarin telah melalui proses fit and proper test di DPR, itu benar. Artinya ada, ada jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain," katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Pengamat Sebut Bantahan Istana Tak Tutup Opsi Reshuffle, 4 Klaster Menteri Terancam Dirombak

Presiden, kata Prasetyo, masih mengkaji sejumlah nama untuk mengisi kursi Wamenkeu yang kosong tersebut.

Terkait nama mantan Deputi Gubernur BI Juda Agung sebagai kandidat kuat Wamenkeu, Prasetyo belum mau berkomentar.

"Tunggu dulu," ucap Prasetyo.

Prasetyo belum mau mengungkapkan nama nama calon Wamenkeu yang sedang dikaji oleh Presiden Prabowo tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas