Jokowi akan Hadiri Rakernas PSI, Andy Budiman: Dua Entitas yang Tak Bisa Dilepaskan
Jokowi dijadwalkan akan menghadiri agenda Rapat Kerja Nasional I (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Claro Hotel Makassar.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Suci BangunDS
"Tapi saya kemarin-kemarin ketika kita diskusi, ditanya juga terhadap saya, kita lepaskan saja beliau untuk bicara, beliau pasti sangat paham konteksnya," tandas Ali.
Disiapkan Panggung Khusus
Dalam Rakernas tersebut, Jokowi bahkan diberikan ruang atau panggung khusus nantinya oleh pengurus DPP PSI dan panitia.
Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus mengatakan, nantinya Jokowi akan menjadi narasumber utama dalam Rakernas yang mengusung tema "PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia" tersebut.
"Besok kami sudah berangkat dan mempersiapkan juga panggung untuk Pak Jokowi. Jadi panggung Pak Jokowi ini sebagai narasumber utama di Rakernas," kata Bestari saat podcast bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kantor Tribunnews.com, Senin (26/1/2026).
Ia menyebut, penempatan Jokowi di panggung khusus dalam Rakernas sebagai simbol kalau mantan Gubernur DKI Jakarta itu merupakan patron atau suri tauladan bagi pihaknya.
Bukan hanya itu, hadirnya Jokowi dalam panggung utama Rakernas PSI nanti membuktikan ucapan dalam Kongres PSI di Solo kalau yang bersangkutan akan mendukung penuh PSI pada Pemilu 2029.
"Artinya, itu sebagai pembuktian saja bahwa beliau sudah melaksanakan janjinya untuk mulai bekerja full untuk PSI dan mendukung PSI," ucap dia.
Saat disinggung soal kemungkinan Jokowi akan diumumkan sebagai kader PSI, Bestari menyatakan kalau hal itu dimungkinkan tidak akan terjadi.
Pasalnya, saat ini seluruh pengurus PSI masih dalam proses melengkapi struktur anggota mulai dari tingkat DPRT atau setingkat ranting, DPC, hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Pertanyaannya kan tadi kapan bergabungnya? Kita secara formal nanti akan menyelesaikan terlebih dahulu satu hal yang sampai hari ini harus kami wujudkan adalah mempersiapkan mesin politik PSI ini lolos verifikasi faktual. Di situ baru kita ambil Pak Jokowi, "Pak, Bapak harus sudah di dalam board PSI secara utuh." Secara formal juga ya," kata Bestari.
Dengan begitu, Bestari memastikan kalau dalam Rakernas PSI nantinya, Jokowi dimungkinkan belum akan diumumkan sebagai anggota atau bahkan Ketua Dewan Pembina PSI sebagaimana yang santer dikabarkan belakangan ini.
"Belum, belum diformalkan. Tapi bahwa beliau (Jokowi) hadir sebagai patron memberikan arahan," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Deni/Rizki)
Baca tanpa iklan