Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jokowi akan Mati-matian untuk PSI, Pengamat: Mereka Saling Membutuhkan

Arifki Chaniago mengatakan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saling membutuhkan.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Pengamat mengatakan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saling membutuhkan.
  • PSI membutuhkan sosok Jokowi guna menarik hati pemilih pada pemilu mendatang.
  • Di sisi lain, Jokowi membutuhkan PSI agar memiliki kekuatan politik di tengah isu yang terus menyerangnya, seperti dugaan ijazah palsu.

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saling membutuhkan.

Hal itu disampaikan untuk menanggapi pernyataan Jokowi yang ingin mati-matian memenangkan PSI pada Pemilu 2029.

"Saya rasa ini yang kita lihat bahwa komunikasi publik maupun simbolik antara Jokowi dan PSI ini ibarat mata uang, saling membutuhkan," ujar Arifki Chaniago dalam program On Focus yang tayang di YouTube Tribunnews, Senin (2/2/2026).

Arifki menerangkan, PSI membutuhkan sosok Jokowi guna menarik hati pemilih pada pemilu mendatang.

"PSI membutuhkan Pak Jokowi karena ingin punya ikon kampanye untuk menarik elektoral di Pemilu 2029," ungkapnya.

Di sisi lain, Jokowi membutuhkan PSI agar memiliki kekuatan politik di tengah isu yang terus menyerangnya, seperti dugaan ijazah palsu.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, putra sulungnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga masih berpeluang untuk berkontestasi pada Pemilu 2029.

"Kembalinya Pak Jokowi untuk berpartai politik ini menjadi bagian bagi dia untuk bisa masih dihitung atau mungkin menjadi bargaining posisi bagi dia untuk melihat isu-isu politik maupun Pilpres 2029," tutur Arifki.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan komitmennya untuk membantu PSI meraih kemenangan pada Pemilu 2029.

Hal itu ia sampaikan dalam penutupan Rapat Kerja Nasional I PSI di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Dalam pidatonya, Jokowi menyatakan kesanggupan turun langsung ke seluruh provinsi, bahkan hingga ke tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan.

Baca juga: Jokowi Siap Turun Gunung, Tak Ada Jaminan PSI Menang hingga Ditantang Hadir di PN Surakarta

Ia menyebut Indonesia memiliki 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan sekitar 7.000 kecamatan, dan dirinya siap hadir jika diperlukan.

“Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup ke provinsi, kabupaten, bahkan kecamatan. Semua saya sanggup,” tegas Jokowi di hadapan ribuan kader PSI.

Jokowi menekankan pentingnya penguatan jaringan politik hingga ke akar rumput.

Menurutnya, jika PSI ingin menjadi partai besar, maka struktur organisasi harus dibangun dari kota hingga desa, bahkan sampai ke RT dan RW.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas