Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jaga Marwah Jamu Aman Nasional, Perusahaan Jamu Ini Raih Penghargaan BPOM Award

Sido Muncul meraih BPOM Award kategori Pelopor Herbal Indonesia - Penjaga Marwah Jamu Aman Nasional.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jaga Marwah Jamu Aman Nasional, Perusahaan Jamu Ini Raih Penghargaan BPOM Award
Dok. Tribunnews/Lilis Nur
JAGA STANDAR KEAMANAN - Malam Inagurasi HUT BPOM ke-25 Tahun merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 BPOM yang digelar di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026). Dalam acara ini, Sido Muncul meraih BPOM Achievement Award dalam kategori Pelopor Herbal Indonesia - Penjaga Marwah Jamu Aman Nasional. (dok. Tribunnews/Lilis Nur) 

TRIBUNNEWS.COM - Sertifikasi telah menjadi salah satu bentuk kepercayaan bahwa sebuah produk telah melalui proses penilaian keamanan yang ketat. 

Bagi setiap perusahaan, khususnya yang memproduksi produk kesehatan untuk dikonsumsi masyarakat, memperoleh sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan untuk menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan konsumen.

Lebih dari itu, sertifikasi menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada profit semata, tetapi juga bertanggung jawab atas keamanan produk yang beredar di pasaran.

Komitmen terhadap aspek keamanan inilah yang sejak lama dipegang teguh oleh PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul). Konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar keamanan dan sertifikasi yang ketat mengantarkan Sido Muncul meraih BPOM Award kategori Pelopor Herbal Indonesia - Penjaga Marwah Jamu Aman Nasional.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya Sido Muncul dalam menjaga keamanan dan mutu jamu secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung pada malam Inagurasi HUT BPOM ke-25 Tahun oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D. kepada Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

BPOM Award diberikan kepada Sido Muncul yang dinilai konsisten dalam menjaga standar keamanan jamu sekaligus menjadi contoh dalam penerapan jamu berbasis sains. Penghargaan ini juga diberikan secara selektif kepada perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap perlindungan konsumen.

Baca juga: Gelar Operasi Katarak Gratis, Perusahaan Jamu Ini Bantu Ratusan Warga Bandung ‘Kembali Melihat’

Keamanan sebagai Prioritas Utama

Dalam kesempatan tersebut, Irwan Hidayat menuturkan bahwa keamanan produk telah menjadi prinsip utama perusahaan sejak awal berdiri. Menurutnya, tidak semua produk kesehatan dapat serta-merta disebut aman, karena setiap produk yang masuk ke dalam tubuh memiliki potensi risiko apabila tidak melalui pengujian yang tepat.

“Sebagai pengusaha, tanggung jawab kami adalah memastikan produk yang kami buat benar-benar aman dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujarnya.

Irwan menjelaskan, Sido Muncul menerapkan serangkaian pengujian ketat pada setiap batch produksi. Pengujian tersebut meliputi uji toksisitas dan uji khasiat, serta pemeriksaan untuk memastikan produk bebas dari pestisida, logam berat, aflatoksin, cemaran mikroba, DNA babi, dan senyawa berbahaya lainnya. Seluruh proses pengujian dilakukan secara konsisten dan terdokumentasi.

“Setiap batch produk kami wajib memiliki sertifikat analisis. Jadi bukan hanya sekali diuji, tetapi dilakukan secara berulang untuk memastikan kualitas dan keamanannya,” kata Irwan.

Baca juga: Sido Muncul dan Pemprov Malut Jajaki Kerja Sama: Operasi Katarak Gratis hingga Promosi Pariwisata

Pengujian Menyeluruh demi Menjaga Kualitas Produk

Selain pengujian internal, Sido Muncul juga secara rutin menjalani audit dan inspeksi dari BPOM. Sebagai perusahaan dengan skala produksi besar, pengawasan dilakukan secara berkala dan dapat bersifat mendadak guna memastikan standar keamanan tetap terjaga.

Research and Quality Operation Head Sido Muncul, Apt. Wahyu Widayani, S.Si., menjelaskan bahwa audit mencakup seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku hingga produk akhir. Seluruh lini produksi diwajibkan mematuhi regulasi sesuai dengan izin yang dimiliki, baik sebagai obat tradisional, pangan, maupun suplemen.

“Kami melakukan pengujian dari awal hingga akhir proses. Semua harus sesuai dengan aturan, dan sertifikasi kami dijaga agar selalu lengkap dan terkini,” jelasnya.

BPOM Achievement Award sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 BPOM yang mengusung tema “Komitmen 25 Tahun Mengawal Kualitas Obat dan Makanan Menuju Indonesia Emas 2045”. 

Tema ini menegaskan bahwa obat dan makanan yang aman serta bermutu menjadi fondasi penting dalam membangun manusia Indonesia yang berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa.

“Di usia Badan POM yang ke-25, ini menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh dengan komitmen yang lebih kuat dalam mengawal kualitas obat dan makanan demi Indonesia Maju 2025. Setiap keputusan yang diambil akan kami pertanggungjawabkan, tidak hanya kepada rakyat, tetapi juga demi kepentingan rakyat,” ungkap Kepala BPOM, Taruna Ikrar.

Bagi Sido Muncul, penghargaan ini bukan hanya menjadi simbol prestasi, melainkan penguat komitmen untuk terus menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat. Irwan menegaskan bahwa di era media sosial, kepercayaan publik merupakan aset yang sangat berharga dan harus dijaga melalui pembuktian, bukan sekadar klaim.

“Kalau ada yang meragukan, kami tidak ingin berdebat. Yang terpenting, produk kami berbasis ilmiah, proses produksinya memenuhi syarat, dan setiap batch telah melalui pengujian,” tegasnya.

Baca juga: Tak Sekadar Klaim, Perusahaan Jamu Ini Buktikan Kualitas Obat Herbal lewat Riset Ilmiah

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas