Susno Duadji Ungkap Data Intelijen Presiden Prabowo soal Kebocoran Negara, Singgung Sembilan Naga
Susno menyebut Prabowo tidak hanya tahu soal isu oligarki atau ‘Sembilan Naga’, tetapi juga memiliki keberanian untuk memangkas dominasi ekonomi
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki data intelijen lengkap dan akurat mengenai kebocoran kekayaan serta anggaran negara
- Prabowo membuat para tokoh kritis terperangah dengan keterbukaan informasinya
- Susno menyebut Prabowo tidak hanya tahu soal isu oligarki atau ‘Sembilan Naga’, tetapi juga memiliki keberanian untuk memangkas dominasi ekonomi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki data intelijen lengkap dan akurat mengenai kebocoran kekayaan serta anggaran negara.
Bahkan, data tersebut bersumber dari jaringan internasional yang tidak dimiliki publik.
Hal ini diungkapkan oleh Komjen Pol (Purn) Susno Duadji usai bertemu Presiden Prabowo di Kertanegara, pada Jumat (30/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Prabowo membuat para tokoh kritis terperangah dengan keterbukaan informasinya.
Baca juga: Prabowo Temui 64 Tokoh Islam, MUI Harap Komunikasi Soal Board of Peace Terbuka
"Beliau sebut Sembilan Naga! Kita senang gitu. Saya tahu Sembilan Naga itu yang menguasai ini-ini, yang diisukan masyarakat itu," ujar Susno saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, Senin (3/2/2026).
Susno menyebut Prabowo tidak hanya tahu soal isu oligarki atau ‘Sembilan Naga’, tetapi juga memiliki keberanian untuk memangkas dominasi ekonomi segelintir orang tersebut demi rakyat, meskipun risikonya sangat berat.
Yang mengejutkan, kata Susno, Prabowo membeberkan data kebocoran negara yang angkanya menakjubkan. Kebocoran APBN disebut mencapai lebih dari 30 persen.
"Beliau punya data yang lengkap. Bahkan data beliau itu berdasarkan perhitungan dari luar negeri. Kebocoran APBN kita itu 30 persen lebih. Kalau APBN 3.000 triliun, berarti 1.000 triliun dikorup," ujar Susno menirukan perkataan Prabowo.
Data tersebut mencakup kebocoran ekspor batu bara dan sawit yang nilainya ribuan triliun. Prabowo mengaku tahu persis siapa saja pemain di balik ekspor liar tersebut.
Sebagai bukti nyata, Susno mencontohkan keberanian Prabowo menyetop tambang timah liar di Bangka Belitung.
"Siapa yang berani nyetop tambang timah di Bangka? Ada ribuan timah liar, jutaan ton diekspor liar. Dia (Prabowo) yang berani! Walaupun backing-nya orang gede semua," tegas Susno.
Pertemuan ini seolah membungkam isu bahwa Prabowo disetir oleh pihak lain. Menurut Susno, Prabowo menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang memegang kendali penuh dan tidak bisa didikte oleh siapapun, termasuk kekuatan oligarki.
Baca juga: Susno Duadji soal Board of Peace: Posisi Indonesia Bukanlah Antek Amerika
Berikut petikan wawancara khusus Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra;
Tanya: Pak, Pak Susno kalau boleh saya tahu terkait dengan proses penegakan hukum terutama di korupsi yang diusulkan Pak Abraham Samad dan disampaikan oleh Pak Susno. Dalam kesempatan itu apa Pak?
Baca tanpa iklan