Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Teman KKN Jokowi di Boyolali yang Memanggilnya Jack, Ada Lulusan Hukum UGM

Dua teman Jokowi saat melaksanakan KKN di Boyolali mengaku memiliki nama panggilan untuk Jokowi, yakni Jack.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Dua teman Kuliah Kerja Nyata (KKN) Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Boyolali, Jawa Tengah mengaku memiliki nama panggilan untuk Jokowi, yakni Jack.

Nama panggilan Jokowi, Jack, saat KKN di Boyolali itu terungkap setelah dua teman KKN Jokowi bersaksi di sidang gugatan citizen lawsuit (CLS) ijazah Jokowi di PN Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026).

Mereka yang bersaksi adalah Ritje Dwidjaja dan Yohana Bergmans Sudarwati.

Ritje merupakan alumni Fakultas Biologi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sementara Yohana merupakan alumni Fakultas Hukum UGM.

Keduanya merupakan teman KKN Jokowi di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah.

Program KKN tersebut dilaksanakan pada Maret hingga pertengahan Juni 1985.

Baca juga: Teman KKN Ungkap Nama Panggilan Jokowi di Boyolali: Kami Memanggilnya Jack

Rekomendasi Untuk Anda

Satu lagi teman Jokowi saat KKN yakni Eko Susilo Adi Utomo, alumni Fakultas Teknik Geodesi UGM.

Namun, Eko diketahui sudah meninggal dunia sejak 2018.

Ritje dan Yohana mengaku memiliki nama panggilan khusus untuk Jokowi saat KKN.

Mereka memanggil mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut dengan sebutan Jack.

"Kalau manggil Jok kan sudah biasa, pengin lain dari yang lain biar keren dipanggil Jack. Kami berempat yang memanggil Joko Widodo, Jack. Benar-benar Jack bukan yang lain," kata Yohana dan Ritje, dikutip dari Tribun Solo.

TEMAN KKN JOKOWI - Tiga saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan gugatan CLS ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di PN Solo, Selasa (3/2/2026). Dua di antaranya teman Jokowi saat KKN, Ritje Dwdijaja dan Yohana Bergmans Sudarwati, di Boyolali, Jawa Tengah.
TEMAN KKN JOKOWI - Tiga saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan gugatan CLS ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di PN Solo, Selasa (3/2/2026). Dua di antaranya teman Jokowi saat KKN, Ritje Dwidjaja dan Yohana Bergmans Sudarwati, di Boyolali, Jawa Tengah. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

"Selama KKN kita benar-benar ada kedekatan. Untuk (almarhum) mas Eko itu juga kami panggil Ecot," lanjutnya.

Ritje dan Yohana menegaskan bahwa Jokowi tidak mempermasalahkan nama panggilan Jack kepadanya.

Selama KKN, Jokowi, Eko, Ritje, dan Yohana menjalankan kegiatan sesuai bidang masing-masing.

Jokowi dan Eko fokus pada pembangunan sarana prasarana, mulai dari pembuatan jalan hingga pemasangan papan penunjuk arah.

"Saya bersama Yohana melakukan penyuluhan kesehatan, gizi, hukum, dan lainnya," ujar Ritje.

Gugatan CLS tersebut diajukan oleh dua alumni UGM, Top Taufan dan Bangun Sutoto.

Dalam gugatan tersebut, Jokowi sebagai Tergugat I, lalu rektor UGM Ova Emilia sebagai Tergugat II, wakil rektor UGM Wening Udasmoro sebagai Tergugat III, dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai Turut Tergugat.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi dengan hakim anggota Aris Gunawan dan Lulik Djatikumoro.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kesaksian Rekan dalam Sidang CLS di Solo, Akui Tak Pernah Lihat Jokowi Berkacamata Saat KKN

(Tribunnews.com/Rakli) (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas