Bencana Sumatra, Menpar Widiyanti Putri Wardhana: Ribuan Objek Wisata Terdampak
Menpar Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan, dampak bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera terhadap sektor pariwisata.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Menpar Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan, dampak bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera terhadap sektor pariwisata.
- Di Provinsi Aceh, terdapat 914 objek pariwisata yang terdampak
- Di Sumatera Utara, tercatat 103 objek pariwisata terdampak, yang mayoritas merupakan usaha pariwisata.
- Adapun di Sumatera Barat, bencana berdampak pada 139 objek pariwisata, terutama fasilitas umum penunjang akses ke destinasi wisata.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan, dampak bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera terhadap sektor pariwisata.
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
“Mengenai bencana di Sumatra, menjawab pertanyaan Ibu Evita Nursanty, kami menyampaikan data terkait bencana di Sumatra. Kami meninjau langsung ketiga provinsi terdampak dan telah mendata sejumlah objek, yang terdampak,” kata Widiyanti.
Di Provinsi Aceh, Menpar menyebut terdapat 914 objek pariwisata yang terdampak, dengan dampak terbesar pada rumah makan dan daya tarik wisata.
“Di Aceh ada 914 objek yang terdampak, utamanya rumah makan dan daya tarik wisata, dengan taksiran kerugian sebesar Rp 46 miliar dan taksiran kerusakan mencapai Rp 292,5 miliar,” katanya.
Sementara di Sumatera Utara, tercatat sebanyak 103 objek pariwisata terdampak, yang mayoritas merupakan usaha pariwisata.
“Di Sumatera Utara terdapat 103 objek yang terdampak, utamanya usaha pariwisata, dengan taksiran kerugian sebesar Rp20 miliar dan taksiran kerusakan sebesar Rp22,3 miliar,” ucapnya.
Baca juga: Sindiran Keras Ketua Komisi VII DPR ke Menpar Widiyanti: Jangan hanya Datang ke Acara Seremonial
Adapun di Sumatera Barat, bencana berdampak pada 139 objek pariwisata, terutama fasilitas umum penunjang akses ke destinasi wisata.
“Di Sumatera Barat ada 139 objek yang terdampak, utamanya fasilitas umum seperti jembatan menuju desa wisata dan akses ke destinasi, dengan taksiran kerugian sebesar Rp16,7 miliar dan taksiran kerusakan sebesar Rp45,6 miliar,” ucapnya.
Lebih lanjut, Widiyanti menyebut Kementerian Pariwisata tidak tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pemulihan bencana.
Namun, pemerintah tetap berperan aktif dalam mendukung pemulihan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Baca juga: Belanja Wisatawan Olahraga Tembus 1.500 Dolar AS, Menpar Bakal Genjot Potensi Sport Tourism RI
“Kementerian Pariwisata bukan merupakan anggota satgas pemulihan, tetapi sebagai pemerintah kami turut hadir. Dalam salah satu rapat koordinasi terbaru, kami diminta untuk mendukung penghidupan kembali daerah wisata di tiga provinsi ini, terutama di daerah yang tidak terdampak agar tetap menerima manfaat ekonomi dari aktivitas pariwisata,” ucapnya.
“Kami akan terus mendorong kegiatan promosi dan kolaborasi dengan industri yang relevan untuk hal ini,” tandasnya.
Baca tanpa iklan