Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Bertemu Ormas Islam, Pengamat: Pola Komunikasi Istana Mulai Berubah

Para pimpinan dari 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Gus Yahya menilai, perlu ada penggalangan dana untuk membangun wilayah tersebut.

Sebagaimana diketahui, kondisi Gaza sudah hancur lebur akibat agresi yang dilakukan oleh Israel.

"Memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu sehingga para partisipan yang ikut di dalam dewan itu juga diminta untuk beriuran," ungkapnya.

Selain Gus Yahya, tokoh ormas Islam yang hadir dalam pertemuan pada Selasa kemarin, antara lain Rais ‘Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Ketua Umum MUI Pusat KH. Anwar Iskandar, Waketum MUI KH Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal PBNU KH. Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal MUI Pusat Amirsyah Tambunan, hingga Ketua Dewan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Sementara dari pihak pemerintah yang hadir mendampingi Prabowo, yakni Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Sugiono, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengatakan, dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menjelaskan kepada para ulama mengenai tujuan bergabungnya Indonesia dalam BoP adalah untuk menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya di Gaza.

"Kemudian seperti juga saya sudah sampaikan bahwa kompas ataupun arah daripada upaya-upaya ini adalah untuk tercapainya solusi dua negara," katanya usai pertemuan, Selasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada pertemuan tersebut, Presiden juga menyampaikan mengenai apa saja yang akan dilakukan pasukan perdamaian Indonesia yang akan dikirim ke Gaza.

Dikirimkannya pasukan TNI ke Gaza dikhawatirkan akan memerangi kelompok Hamas yang berjuang untuk kemerdekaan Palestina.

"Saya kira itu semua sudah sinkron dengan apa yang direncanakan oleh pemerintah kemudian juga hal-hal lain terkait urusan perkembangan situasi pada umumnya," tuturnya.

(Tribunnews.com/Deni/Taufik)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas