Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Waketum Golkar: Bukan Langkah Spontan Tapi Konstitusional

Idrus menilai kebijakan multi-alignment yang dijalankan Presiden Prabowo merupakan adaptasi realistis dari prinsip bebas aktif

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Waketum Golkar: Bukan Langkah Spontan Tapi Konstitusional
HO/IST/HO/IST/BPMI Setpres/Muchlis Jr
BERDAMPINGAN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump berdampingan dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. 


“Kami memiliki banyak orang lain yang telah mendaftar dan mereka semua ingin menjadi anggota Dewan Perdamaian karena ini benar-benar akan menjadi penting. Ini tidak akan membuang-buang waktu. Hal ini akan terjadi. Dan ini sudah terjadi,” tandasnya.


Selain Indonesia, negara yang tergabung dalam dewan perdamaian buatan AS yaitu Pakistan, Mesir, Jordania, Uni Emirate Arab, Turki, Saudi Arabia dan Qatar. Selain itu, ada pula Bahrain, Morocco, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Kazakhtan, Kosovo, Mongolia hingga Paraguay.


 

--

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas