Jusuf Hamka Dukung Prabowo Buatkan Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI
Upaya Presiden Prabowo Subianto mendorong persatuan antara pemerintah dengan ulama dengan membangun gedung untuk MUI mendapatkan dukungan.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Jusuf Hamka mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto menyatukan pemerintah dan ulama, yang dinilainya sebagai upaya menghapus kesenjangan kemakmuran dan memperkuat persatuan umat.
- Dirinya menilai pemberian lahan seluas 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI untuk MUI merupakan wujud nyata perhatian dan kasih sayang Presiden Prabowo kepada umat Islam.
- Gedung MUI direncanakan setinggi 40 lantai dengan estimasi biaya sekitar Rp9,8 triliun dan waktu pembangunan tiga tahun.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokoh Islam Tionghoa Jusuf Hamka atau Babah Alun mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto mendorong persatuan antara pemerintah dengan ulama.
Jusuf menyebut, dengan menyatukan umara dan ulama, Prabowo ingin menghapus kesenjangan kemakmuran di masyarakat.
"Jadi, beliau kepengin negeri ini tidak ada kesenjangan lagi," tutur Jusuf Hamka dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).
Dirinya menilai mendukung langkah Prabowo kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) berupa lahan 4000 meter persegi di kawasan Bundaran HI.
Dirinya mengatakan, pemberian hadiah ini bentuk rasa sayang Prabowo pada seluruh umat Islam di Indonesia.
Saat ini, kantor MUI di Jalan Proklamasi merupakan milik Departemen Agama yang dipinjamkan ke MUI.
Babah Alun mengatakan, MUI pernah dijanjikan akan dibangunkan kantor di kawasan Taman Mini, tapi hal itu tidak pernah terealisasi sampai sekarang.
"Dan hari ini satu surprise, kejutan, ya kok saya jadi, tadi waktu ini (diumumkan) terenyuh, waktu Presiden bilang. Sampai (mengucap) ‘Allahuakbar’, ini ternyata Presiden ini yang namanya Prabowo yang paling sayang kepada umat Islam,” ujarnya.
Jusuf mengaku, lahan yang awalnya milik Kedutaan Besar Inggris itu pernah akan dibeli oleh adiknya seharga Rp 1,2 triliun.
Meski begitu, dirinya mengatakan negara tidak menjual lahan tersebut.
"Negara tidak menjual. Negara pakai. Sekarang buat kepentingan MUI. Terus ada Baznas nanti dia di situ. Terus ada LDU, Lembaga Dana Umat. Dan dibangun 40 lantai. Ini megah sekali,” ucapnya.
Menurutnya, pembangunan gedung 40 lantai untuk MUI yang dijanjikan Presiden Prabowo ini setidaknya akan menelan biaya sekitar Rp 9,8 triliun.
Hal itu didasarkan perkiraan gedung yang akan dibangun seluas 1000 meter dengan tinggi 40 lantai, jadi ada 40 ribu meter. Biaya pembangunan satu meter gedung tinggi bisa mencapai Rp 20 juta.
Pembangunan per lantai bisa menghabiskan Rp 20 miliar per 1000 meter per lantai.
Baca tanpa iklan