Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Pers Nasional 2026 di Banten, Sejarah Singkat HPN, Daftar Tuan Rumah & Maskot dari Masa ke Masa

Penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional tidak lepas dari sejarah lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dewi Agustina

Ringkasan Berita:
  • Hari Pers Nasional atau biasa disingkat HPN di Indonesia diperingati setiap 9 Februari setiap tahun.
  • Tahun 2026 ini, Banten menjadi tuan rumah HPN.
  • Peringatan HPN diselenggarakan setiap tahun secara bergantian di berbagai provinsi Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari Pers Nasional atau biasa disingkat HPN di Indonesia diperingati setiap 9 Februari setiap tahun. 

Penetapan tanggal ini tidak lepas dari sejarah lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 di Surakarta, Jawa Tengah. 

Baca juga: Jelang HPN 2026, Media Diharapkan Berperan Promosikan Pengembangan UMKM hingga Industri Kreatif

Hari ini, Senin (9/2/2026), Banten menjadi tuan rumah HPN 2026.

Deklarasi Pers

Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Dewan Pers beserta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), asosiasi media, dan serikat perusahaan pers menandatangani deklarasi pers yang memuat delapan pernyataan.

Deklarasi itu ditandatangani pada acara Konvensi Nasional Media Massa bertema “Pers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik" di Kota Serang, Banten, Minggu (8/2/2026).

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

"Pers nasional menjalankan peran menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar, melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran," demikian pernyataan dalam dokumen deklarasi pers yang diterima Tribunnews.

Di sisi lain, dalam menjalankan peran di atas, pers nasional menghadapi sejumlah masalah strategis. 

Masalah itu misalnya kemerdekaan pers, ancaman keberlanjutan ekonomi media, dan perlindungan pada wartawan.

Baca juga: HPN 2026 Siap Digelar di Serang Banten, Kapolri Dijadwalkan Hadir

Di tengah upaya yang dilakukan untuk membereskan berbagai masalah itu, Dewan Pers beserta insan pers dan pihak terkait mengeluarkan sejumlah pernyataan/deklarasi. 

Salah satu pernyataan itu adalah desakan agar pemerintah menetapkan karya jurnalistik sebagai karya yang dilindungi hak cipta. 

Kemudian, ada pula desakan agar platform teknologi digital, termasuk platform Al, memberikan kompensasi yang adil, wajar, dan proporsional atas penggunaan karya jurnalistik sebagai sumber data untuk AI.

Sejarah Singkat Hari Pers Nasional

  • 1946: PWI didirikan di Surakarta sebagai wadah wartawan Indonesia pasca kemerdekaan.
  • 1978: Presiden Soeharto menghadiri Kongres PWI ke-16 di Padang. Dari sinilah muncul gagasan untuk menetapkan Hari Pers Nasional.
  • 1984: Menteri Penerangan (saat itu) Harmoko mengeluarkan Peraturan Menteri Penerangan No. 2/1984 yang menetapkan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional, bertepatan dengan hari lahir PWI.

Makna

  • HPN menjadi penghormatan atas peran pers dalam perjuangan bangsa, pembangunan demokrasi, dan penyampaian informasi yang akurat serta berimbang.
  • Pers Indonesia sejak masa pergerakan melawan penjajahan berperan ganda: sebagai aktivis politik sekaligus penyampai aspirasi rakyat.

Perkembangan

  • Peringatan HPN diselenggarakan setiap tahun secara bergantian di berbagai provinsi Indonesia.
  • Tema HPN biasanya menyesuaikan dengan kondisi bangsa. 
  • Tahun 2026 ini, HPN mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat".
  • HPN pertama kali diperingati pada tahun 2005. Ketika itu tuan rumahnya adalah Riau.
  • Selama 5 tahun sampai dengan tahun 2009, tidak ada tema khusus yang diambil dalam peringatan HPN tersebut.
  • Barulah pada peringatan HPN 2010 di Sumatra Selatan dan HPN 2011 di Nusa Tenggara Timur (NTT), HPN mengambil tema 'Kemerdekaan Pers dari dan Untuk Rakyat."

Begitu pun dengan maskot HPN.

Selama 8 tahun peringatan HPN, tidak ada maskot Hari Pers Nasional.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas