Al-Azhar Kairo Ungkap Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam dalam Mencetak Ulama Unggul Wasathiyah
“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar petinggi Al-Azhar tersebut.
Penulis:
Erik S
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Al-Azhar Kairo memberikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen pengembangan SDM Islam moderat, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan ASFA Foundation.
- Penghargaan ini disampaikan saat pertemuan dengan delegasi ASFA yang melibatkan pimpinan pesantren dan mahasiswa Indonesia penerima beasiswa di Mesir.
- Al-Azhar menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk melahirkan ulama wasathiyah yang berilmu, bijak, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.
TRIBUNNEWS.COM, KAIRO - Al-Azhar Kairo kembali memberikan penghargaan tinggi kepada Indonesia atas komitmen nyata dalam percepatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang berhaluan moderat (wasathiyah).
Apresiasi khusus disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad (Haji Isam), atas dedikasi berkelanjutan dalam mendukung ekosistem pendidikan Islam global.
Hal tersebut disampaikan secara resmi saat Wakil Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, dan Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Nadhir Muhammad Ayyadh, menerima delegasi ASFA Foundation di kantor masing-masing pada, Minggu (8/2/2026).
Delegasi tersebut terdiri dari 45 peserta short course (pendidikan intensif) yang merupakan pimpinan pesantren dari 22 provinsi di Indonesia, serta 150 mahasiswa S2 dan S3 Al-Azhar penerima beasiswa Lazis ASFA.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Grand Syaikh dan Grand Mufti Mesir secara khusus menyoroti peran strategis pemimpin dan tokoh bangsa Indonesia.
Keduanya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan besar pemerintah terhadap percepatan SDM menuju Indonesia Emas 2045, khususnya bagi ribuan mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Al-Azhar.
“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar petinggi Al-Azhar tersebut.
Di sisi lain, apresiasi mendalam dan doa juga dipanjatkan untuk Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad (Haji Isam).
Al-Azhar menilai Haji Isam memiliki kepedulian luar biasa melalui bantuan yang berkesinambungan bagi mahasiswa internasional.
“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” ungkap Syaikh Ad-Duwaini.
Warisan Komjen Syafruddin dan Wisuda Akbar
Kerja sama erat antara Al-Azhar dan ASFA Foundation ini tidak lepas dari peran inisiator utama, Almarhum Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo.
Selama tiga tahun terakhir, fondasi yang dibangun oleh Almarhum telah berkembang pesat melalui berbagai program strategis, mulai dari beasiswa, pelatihan, seminar, hingga riset kolaboratif.
Puncak dari sinergi ini terlihat nyata dengan diselenggarakannya wisuda internasional selama dua tahun berturut-turut, yakni pada November 2024 dan November 2025.
Bekerja sama dengan ASFA, Al-Azhar menggelar wisuda akbar yang diikuti oleh lebih dari 1.900 wisudawan dari 46 negara.