Mendagri Bakal Keluarkan SE, Pemda Bersih Lingkungan Tiap Selasa dan Jumat
Mendagri Tito Karnavian bakal mengeluarkan surat edaran (SE) mengenai penetapan hari kebersihan atau korve setiap hari Selasa dan Jumat.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Mendagri Tito Karnavian bakal mengeluarkan surat edaran (SE) mengenai penetapan hari kebersihan atau korve setiap hari Selasa dan Jumat.
- SE ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto Rakornas di Sentul, Bogor.
- Prabowo sempat menyinggung soal sampah yang dapat mengganggu sektor pariwisata di Indonesia yang selama ini menjadi salah satu penyerap lapangan kerja paling banyak.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bakal mengeluarkan surat edaran (SE) mengenai penetapan hari kebersihan atau korve setiap hari Selasa dan Jumat.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
"Hari Selasa dan Jumat saya akan mengeluarkan surat edaran sebagai tidak hanya hari olahraga, tapi juga dilanjutkan dengan korve di daerah masing-masing, baik di lingkungan kantornya maupun juga di lingkungan daerahnya," ucap Tito.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membahas penanganan sampah dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dalam taklimatnya, mulanya Prabowo menyinggung soal sampah yang dapat mengganggu sektor pariwisata di Indonesia yang selama ini menjadi salah satu penyerap lapangan kerja paling banyak.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2025, tercatat ada 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara atau meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Prabowo pun menyebut, wisatawan tak akan mau datang ke Indonesia jika tempat wisatanya kotor.
“Apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah. (Apakah) dia mau datang lihat kumuh? Dia mau ke Bali, pantai di Bali kotor,” kata Prabowo.
Kemudian, Prabowo mengungkap pengalaman saat dirinya bertemu menteri hingga jenderal di Korea Selatan.
Menurutnya, mereka bilang bahwa Bali, Indonesia indah, tetapi saat ini kondisinya kotor.
“Dia bilang, ‘Your excellency, I just came from Bali. Oh, Bali's so dirty now. Bali's not nice.’ Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi. Ini kita harus atasi bersama,” ucap Prabowo.
Baca juga: Apa Itu Korve? Istilah yang Diserukan Prabowo Saat Minta Jajaran Kepala Daerah untuk Perangi Sampah
Lantas, Prabowo memerintahkan Gubernur Bali I Wayan Koster dan jajaran bupati dan wali kota di Bali untuk menangani permasalahan sampah, mengingat Pulau Dewata menjadi salah satu primadona pariwisata Indonesia.
Mantan Menteri Pertahanan RI itu pun meminta, siswa di tingkat SD, SMP, hingga SMA diajak untuk gotong royong menjaga kebersihan Bali, sembari menyerukan 'Korve!'
“Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu, hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai. Ini pantai kita, ini halaman kita. Ayo kita bersihkan rame-rame. Korve!” kata Prabowo.
Prabowo menambahkan, seluruh jajaran kepala daerah dan apabila perlu, para anggota TNI, kepolisian, hingga BUMN harus dikerahkan dalam membersihkan tempat-tempat pariwisata.
“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah Dandim, Danrem, saya perintahkan kau gerakkan anak buahmu. Korve! Setiap hari atau setiap berapa hari. Korve, korve, korve! Kepolisian, gerakkan korve, korve, korve! Nanti dia bisa selamatkan," tegas Prabowo.
Selain itu, Prabowo tegas menyatakan perang terhadap sampah dan memerintahkan semua menteri dan kepala lembaga untuk membiasakan budaya kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” papar Prabowo.
(Tribunnews.com/Deni/Rizkianingtyas)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.