158 Pelajar Ikuti Simulasi Sidang Diplomasi, Asah Kemampuan Komunikasi Hadapi Dinamika Global
Sebanyak 158 pelajar dan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul memainkan peran sebagai diplomat dunia
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Titik berat simulasi sidang diplomasi ini menyerupai proses asli di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- Setiap delegasi yang diperankan oleh peserta pelajar dari berbagai sekolah, harus mempertahankan kepentingan nasional negara yang mereka wakili namun tetap mencari solusi atas isu global
- Ajang ini mempersiapkan mereka menjadi pemain kunci di panggung dunia masa depan
- Ratusan Pelajar Ikuti Simulasi Sidang Diplomasi, Asah Kemampuan Komunikasi Hadapi Dinamika Global
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 158 pelajar dan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul memainkan peran sebagai diplomat dunia pada ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Kelapa Gading Chapter.
Acara ini menitikberatkan pada simulasi sidang diplomasi yang menyerupai proses asli di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam konferensi ini, para peserta ditantang untuk terjun langsung dalam sesi negosiasi yang intens serta menyusun dokumen penyelesaian masalah yang kompleks.
Proses ini dirancang untuk meniru dinamika diplomasi global, di mana setiap delegasi harus mempertahankan kepentingan nasional negara yang mereka wakili namun tetap mencari solusi atas isu global.
President International Global Network (IGN), Muhammad Fahrizal, mengungkapkan bahwa simulasi ini merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter pemimpin.
"Hari ini, kita tidak hanya membuka chapter. Tetapi kita menyiapkan generasi muda untuk memimpin dunia yang dibentuk oleh perubahan yang pesat dan peluang yang tak terbatas," tegas Fahrizal dalam pidato pembukaannya.
Tidak tanggung-tanggung, jalannya sidang dibimbing langsung oleh chairs atau fasilitator berpengalaman dari mancanegara, termasuk Syaqila binte Suzaini (Singapura), AJ Grosvenor (Thailand), serta Lathifah NJ dan Rayhan Ekananto dari Indonesia.
Kehadiran para fasilitator ini memastikan peserta mempraktikkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara nyata.
Para peserta berasal dari lebih 35 institusi pendidikan di Jabodetabek, Medan, Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya. Mereka belajar berpikir strategis dan menghargai perspektif global. Ini sejalan dengan visi misi IGN untuk menghadirkan pengalaman diplomasi internasional lebih dekat ke tingkat lokal.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi IGN dengan Yayasan Al Azhar Kelapa Gading ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI serta Walikota Jakarta Utara.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Jakarta Utara, Bapak Fredy Setiawan. Ia mendorong peserta untuk terus mengembangkan potensi kepemimpinan mereka.
Keberhasilan di Kelapa Gading menjadi pijakan bagi IGN untuk terus memperluas ekosistem pendidikan diplomasi ini.
Sebagai langkah keberlanjutan, IGN telah menjadwalkan AYIMUN Bekasi Chapter pada 11-12 April 2026 di Hotel Four Points Bekasi, serta merambah ke tingkat internasional melalui AYIMUN Penang Chapter di Malaysia pada Mei 2026.
Baca juga: 8 Kasus Menonjol 2025 Versi Kompolnas: Penembakan Bos Rental hingga Kematian Diplomat Arya Daru
Melalui simulasi ini, AYIMUN membuktikan bahwa kemampuan diplomasi dan soft skill global kini dapat diakses oleh siswa lokal dari berbagai jenjang pendidikan, mempersiapkan mereka menjadi pemain kunci di panggung dunia masa depan.
Baca tanpa iklan