Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BNPP Dorong Pemenuhan Gizi di PLBN Yetetkun, Warga Perbatasan Jadi Prioritas

BNPP dorong layanan gizi di PLBN Yetetkun, Papua. Warga perbatasan jadi prioritas, negara hadir di tapal batas dengan program nyata.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BNPP Dorong Pemenuhan Gizi di PLBN Yetetkun, Warga Perbatasan Jadi Prioritas
HO/IST
PEMENUHAN GIZI DI PERBATASAN - Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman bersama jajaran saat meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun, RI–Papua Nugini di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Dalam kunjungan itu, ia menekankan pentingnya pembangunan layanan pemenuhan gizi bagi warga perbatasan sebagai prioritas utama. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan berbatu dan rawan longsor, warga perbatasan tetap bertahan
  • BNPP siapkan layanan gizi adil merata di PLBN Yetetkun
  • Negara hadir di tapal batas, gizi jadi prioritas utama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menekankan pentingnya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun, RI-Papua Nugini, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. 

Menurutnya, fasilitas ini menjadi langkah strategis menghadirkan layanan dasar yang adil dan merata bagi masyarakat di kawasan terdepan Indonesia.

Dalam kunjungan ke PLBN Yetetkun, Kamis (5/2/2026), Makhruzi menempuh perjalanan darat sekitar tiga jam dari pusat Kabupaten Boven Digoel. 

Sepanjang perjalanan, ia mencermati kondisi jalan yang masih berbatu dan sejumlah titik rawan longsor.

“Kita lihat bersama bahwa jalan dari Boven Digoel menuju PLBN Yetetkun masih ada yang berbatu, kemudian ada juga yang sudah jadi tetapi di beberapa bagian terlihat longsor di pinggir-pinggir jalan,” ujar Makhruzi dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).

Selain infrastruktur, keterbatasan jaringan telekomunikasi juga menjadi sorotan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Tadi sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Boven Digoel, kita akan berusaha menyampaikan kepada pihak yang berwenang, terutama Kementerian Kominfo, untuk menambah titik-titik tower guna penguatan sinyal,” jelasnya.

Namun fokus utama kunjungan mengerucut pada rencana pendirian SPPG.

“Saya melihat Yetetkun ini memang perlu. Masyarakat di sekitar perbatasan ini pantas mendapatkan program tersebut,” ungkap Makhruzi. 

Ia menekankan pemenuhan gizi tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, melainkan harus menjangkau masyarakat perbatasan yang memiliki keterbatasan akses.

BNPP RI akan mengupayakan koordinasi lintas kementerian agar pembangunan SPPG di PLBN Yetetkun dapat segera terealisasi. Dengan jumlah penduduk yang relatif kecil, program ini dinilai memungkinkan menjangkau seluruh masyarakat sekitar.

“Kalau melihat kondisi wilayah yang terpencil, terdepan, dan terluar, saya kira pantas seluruh masyarakat di sini mendapatkan manfaat program tersebut,” katanya.

Baca juga: Imlek 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur dan Long Weekend Februari

Selain layanan dasar, aspek keamanan lintas batas juga menjadi perhatian. BNPP RI memperkuat sinergi dengan BNN dan aparat hukum untuk mencegah penyelundupan narkotika.

“Hal-hal seperti itu memang menjadi perhatian kita selama ini. Kita bekerja sama dengan BNN untuk mencegah penyelundupan, karena pertukaran lintas batas sering kali disalahgunakan untuk peredaran barang haram,” ujarnya.

Menutup kunjungan, Makhruzi menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan pelayanan di PLBN Yetetkun meski berstatus tipe C.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas