Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mensos Bakal Salurkan 2 Jenis Bansos, Ini Rincian Anggarannya

Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan adanya dua jenis bansos pada triwulan pertama tahun 2026 yang disalurkan melalui Kemensos.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan adanya dua jenis bansos pada triwulan pertama tahun 2026 yang akan disalurkan melalui Kemensos.
  • Yang pertama adalah bansos reguler, yaitu bansos bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).
  • Kemudian, ada bansos kebencanaan dengan alokasi dana mencapai Rp2,3 triliun.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan adanya dua jenis bantuan sosial (bansos) pada triwulan pertama tahun 2026 yang akan disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

"Ada dua jenis bansos. Yang pertama adalah bansos reguler, yaitu bansos bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran sebesar 17,5 triliun," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Kemudian, ada bansos kebencanaan dengan alokasi dana mencapai Rp2,3 triliun.
 
"Kemudian yang kedua adalah bansos adaptif. Yang pertama ini bansos adaptif untuk bansos kebencanaan, termasuk untuk Sumatra dan juga untuk bencana di beberapa tempat lain dengan nilai lebih daripada 2,3 triliun," tuturnya.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi sosial sebesar Rp20 triliun.

"Lalu yang berikutnya dalam anggaran kami juga untuk bansos yang sifatnya atensi atau asistensi rehabilitasi sosial secara keseluruhan nilainya adalah Rp20 triliun," ungkap Gus Ipul.

Ia menyebut, hingga saat ini Kemensos telah menyaluarkan bantuan Rp17 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sampai hari ini sudah kita salurkan lebih dari 17 triliun. Sisanya akan menyusul untuk bulan Januari, Februari, dan Maret." 

"Artinya ini insyaallah sampai lebaran dan kami akan salurkan pada triwulan kedua nanti di bulan April, Mei, dan Juni," terangnya.

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa penerima manfaat bansos bersifat dinamis karena pihaknya berpedoman pada data tunggal yang sudah dimutakhirkan secara berkelanjutan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Maka itu penerima manfaat. Bisa jadi di triwulan pertama dapat, di triwulan kedua dapat, mungkin di triwulan kita tidak dapat. Atau sebaliknya ada yang belum pernah mendapatkan, nah sekarang kemudian mendapatkan bantuan sosial dan ini memerlukan proses mulai dari membuka rekening maupun nanti kita salurkan lewat PT Pos Indonesia," ucapnya.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Soroti Bocah Akhiri Hidup Tak Tersentuh Bansos: Ya Allah, Ampuni Kami Lalai

Stimulus Diskon Transportasi

Pemerintah juga menyiapkan berbagai diskon tiket transportasi untuk mendukung kelancaran dan keterjangkauan angkutan Lebaran 2026. 

Kebijakan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan selama libur hari besar nasional.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran diskon transportasi ini sebesar Rp 911,16 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN.

Diskon ini diberikan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, angkutan laut, penyeberangan, hingga pesawat udara, dengan periode dan besaran potongan yang berbeda.  

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas