Seskab: Prabowo Pantau Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Pejabat Diminta Update Berkala
Presiden Prabowo Subianto terus memantau pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto terus memantau pemulihan pascabencana di Sumatra.
- Prabowo juga mendorong agar perkembangan pemulihan terus disampaikan secara rutin ke publik.
- Menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, pemulihan pascabencana di 3 provinsi di Sumatra berlangsung cepat.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto terus memantau pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Presiden Prabowo juga mendorong agar perkembangan pemulihan terus disampaikan secara rutin ke publik.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).
"Jadi Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan ingin seluruh satgas dan setiap menteri ataupun pejabat terkait terus-menerus menyampaikan informasi update secara berkala kepada publik," ucapnya.
Menurut Teddy, pemulihan pascabencana di 3 provinsi di Sumatra berlangsung cepat.
"Hasil konkret, hasil kerja cepat pemerintah tentunya bersama seluruh elemen TNI, Polri, relawan, dan tentunya bersama dengan seluruh warga," terangnya.
Teddy mencontohkan hasil kerja yang dilakukan pemerintah, yaitu selama dua bulan ini telah dibangun 5.500 unit rumah hunian.
"Bahkan dalam satu bulan sudah jadi 1.500 (unit). Ini sudah jadi ya. Jadi sekarang sudah jadi 5.500 rumah hunian," paparnya.
Selanjutnya, sebanyak 98 jembatan telah selesai diperbaiki dan 99 ruas jalan nasional sudah bisa dilalui.
"Di bidang kesehatan, tentunya tadi sudah dijelaskan, ada 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak tapi dalam 2 bulan, bahkan 1 bulan lalu, sudah siap melayani pasien."
Baca juga: Kasatgas Tito: Pemerintah Terus Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatra
"Dan tentunya juga sekolah, sudah hampir 100 persen dari Pak Menteri Dikdasmen, kemudian pasar sudah beroperasi, rantai ekonomi sudah berjalan di seluruh wilayah," sambungnya.
Ia berujar, fokus dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra bukan hanya bangunan fisik, melainkan juga penyaluran dana ke pemerintah daerah dan ke warga yang terdampak.
"Jadi peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin," ujarnya.
Selain itu, Prabowo meminta harga bahan-bahan pokok tetap terjangkau jelang memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026.
"Saat ini sudah satu minggu menjelang bulan Ramadan dan Bapak Presiden ingin memastikan harga-harga, kemudian ketersediaan bahan pokok, bahan pangan, bahan-bahan yang dibutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana benar-benar ada, benar-benar terjangkau," ucapnya.
Baca tanpa iklan