Jelang Ramadan, Baznas DKI Galang Solidaritas Umat Bantu Korban Banjir Sumatra hingga Mudik Gratis
Bazis DKI targetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun ini naik signifikan, tahun sebelumnya menghimpun dana Rp 86,9 miliar.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Theresia Felisiani
Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta, Ir Muhammad Bahaudin menekankan, transformasi peran lembaganya.
"Baznas Bazis bukan lagi sekadar kotak amal, tetapi mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, instrumen stabilitas sosial perkotaan, dan motor solidaritas nasional," ucapnya.
Menurut Bahaudin, program Ramadhan dibagi dalam tiga klaster besar, yakni penguatan tata kelola zakat, penguatan internal Jakarta, dan solidaritas nasional.
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2026 dari BAZNAS
Dalam penguatan tata kelola, pihaknya akan menerbitkan surat keputusan kolektif bagi masjid, mushala, sekolah, dan kampus yang menjadi amil agar memiliki legalitas resmi dalam menghimpun dan menyalurkan zakat dari Baznas Bazis DKI.
Pada klaster penguatan internal, sejumlah program disiapkan seperti Posko Mudik di Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Kampung Rambutan dengan target 15.000 penerima manfaat, mudik gratis bagi penyandang disabilitas, Klinik Ngaji, gerakan bersih 100 masjid, hingga distribusi zakat fitrah kepada 100.000 penerima.
"Kami ingin memastikan Ramadan menghadirkan keadilan sosial dan keberkahan bagi seluruh warga, termasuk kelompok rentan," tutur Bahaudin.
Masyarakat juga dipermudah dalam menunaikan zakat dan memantau penyaluran dana secara digital.
Baznas Bazis DKI berharap kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan berbagai elemen masyarakat mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat solidaritas dan pemberdayaan umat di tingkat nasional.
Pimpinan Bidang Pengumpulan KH. Nur Alam Bakhtir menambahkan, sejumlah strategi pengumpulan telah disiapkan di momen Ramadan ini, termasuk melakui aplikasi.
"Kami bekerjasama dengan sejumlah aplikasi untuk memudahkan masyarakat khususnya generasi Z atau Gen-Z yang menunaikan zakat, infaq dan sedekah melalui aplikasi," tandas Nur Alam Bakhtir.
Baca tanpa iklan