Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kenapa Barongsai Identik dengan Imlek? Ini Sejarah dan Maknanya

Dunia akan segera menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Salah satu pertunjukan yang paling lekat dengan suasana Imlek adalah barongsai. 

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Barongsai adalah tarian singa tradisional Tiongkok yang dibawakan untuk mendatangkan keberuntungan dan mengusir roh jahat selama perayaan Imlek.
  • Tarian ini memiliki dua gaya utama yaitu selatan yang ekspresif dan lucu, serta utara yang akrobatik dan dekat dengan seni bela diri.
  • Sejarah barongsai panjang, berasal dari Tiongkok kuno, menyebar melalui imigran Tionghoa, dan kini menjadi simbol kemakmuran, perlindungan, dan kegembiraan di Tahun Baru Imlek.

TRIBUNNEWS.COM - Dunia akan segera menyambut Tahun Baru Imlek, yang pada tahun 2026 jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026. 

Imlek merupakan perayaan tahun baru dalam penanggalan Tionghoa yang didasarkan pada kalender lunar (bulan). 

Perayaan ini menandai pergantian tahun sekaligus awal musim semi, dan dimaknai sebagai momentum pembaruan diri, harapan baru, serta doa untuk keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran di tahun yang akan datang. 

Di berbagai negara, termasuk Indonesia, Imlek dirayakan dengan tradisi khas seperti berkumpul bersama keluarga, membagikan angpao, menghias rumah dengan warna merah, hingga pertunjukan seni budaya yang meriah.

Salah satu pertunjukan yang paling lekat dengan suasana Imlek adalah barongsai

Barongsai merupakan seni pertunjukan tradisional Tiongkok yang menampilkan tarian menyerupai singa dengan kostum besar dan berwarna cerah. 

Rekomendasi Untuk Anda

Barongsai sering disebut sebagai Tari Singa, yaitu pertunjukan di mana para pemain menghidupkan karakter singa melalui kostum khusus. 

Satu kostum biasanya dimainkan oleh dua orang, satu mengendalikan bagian kepala dan kaki depan, sementara satu lagi mengatur bagian badan dan kaki belakang, dikutip dari China Highlights.

Keduanya harus bergerak selaras agar 'singa' tampak hidup, bisa meloncat, menunduk, bermain, bahkan menunjukkan ekspresi lucu atau gagah.

Iringan musik memegang peran penting. 

Bunyi gendang menjadi penentu ritme gerakan, sementara simbal dan gong memperkuat efek dramatis. 

Baca juga: Libur Imlek, Ini Jadwal Ganjil Genap dan One Way di Puncak Bogor

Kombinasi gerak dan bunyi keras dipercaya membangkitkan energi positif sekaligus mengusir pengaruh buruk.

Kepala barongsai dibuat besar dengan mata dan mulut yang bisa digerakkan. 

Desainnya sering kali terinspirasi dari gambaran singa mitologis dalam seni Tiongkok, dengan sentuhan ornamen yang mirip naga dan makhluk simbolik lainnya.

Pertunjukan ini berasal dari kebudayaan Tiongkok kuno dan telah berkembang selama berabad-abad sebagai bagian dari ritual budaya, perayaan, dan simbol pengharapan baik. 

Sejarah dan Asal Usul Barongsai

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas