Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Irwan Lapatta, Eks Bupati Sigi 2 Periode yang Nyatakan Siap Jadi Kader Partai Gerindra

Eks politisi Partai Golkar Mohamad Irwan Lapatta telah secara terbuka menyatakan kesiapannya menjadi anggota Partai Gerindra.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Ringkasan Berita:
  • Mantan Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta telah secara terbuka menyatakan kesiapannya menjadi anggota Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya).
  • Sebelumnya, Irwan Lapatta memutuskan untuk tidak lagi menjadi pengurus Partai Golkar sekaligus mengundurkan diri dari posisi Ketua Golkar Sigi pada Desember 2025 lalu.
  • Irwan menyebut, saat ini dirinya masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi sebagai dasar hukum keanggotaan Partai Gerindra.

TRIBUNNEWS.COM - Profil singkat Mohamad Irwan Lapatta, mantan politisi Partai Golkar (Golongan Karya) yang telah secara terbuka menyatakan kesiapannya menjadi anggota Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya).

Irwan mengaku, meski sudah menyatakan sikap untuk merapat ke partai yang didirikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 2008 itu, dirinya masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi sebagai dasar hukum keanggotaan.

Hal ini disampaikan Irwan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah (Sulteng) yang digelar Sabtu (14/2/2026) di Kantor DPD Gerindra Sulteng, Kota Palu.

“Secara formal tentu saya masih menunggu SK. Tetapi secara komunikasi dan arah politik, saya sudah menyampaikan langsung bahwa saya siap menjadi anggota Gerindra,” kata Irwan.

Irwan juga menegaskan, keputusan berlabuh ke Partai Gerindra tidak dilatarbelakangi oleh persoalan dengan partai tempat ia bernaung sebelumnya, yakni Partai Golkar

Seluruh proses, kata dia, telah diselesaikan sesuai mekanisme.

“Di Golkar tidak ada persoalan. Saya sudah berhenti secara resmi sejak 18 Desember 2025 saat musyawarah kemarin. Jadi, tidak ada lagi kaitan secara kepartaian,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelum menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra, Irwan memutuskan untuk tidak lagi menjadi pengurus Partai Golkar sekaligus mengundurkan diri dari posisi Ketua Golkar Sigi.

Keputusan ini dia sampaikan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sigi yang digelar di Pemancingan Nagaya, Kecamatan Dolo, Kamis (18/12/2025).

Tak lama setelah pengunduran dirinya dari Partai Golkar, sempat berembus rumor bahwa Irwan akan merapat ke Partai Gerindra, terutama setelah Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tengah.

Irwan Lapatta yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua IPSI Sulteng menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman.

Baca juga: Profil Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Resmi Gabung Gerindra karena Sosok Prabowo

Sebagai informasi, Abcandra merupakan putra politisi Partai Gerindra yang juga Menteri Hukum RI (Menkum) Supratman Andi Agtas.

Namun, saat itu Irwan tidak langsung memberi konfirmasi, hingga akhirnya ia menyampaikan pernyataan terbuka pada pekan kedua Februari 2026 ini.

Profil Singkat Irwan Lapatta

Mohamad Irwan Lapatta merupakan seorang politisi asal Sulawesi Tengah. Ia lahir di Palu pada 19 September 1968, ayah dan ibunya bernama Ilyas Amrin Lapatta dan Hapsah Ponulele.

Untuk akademiknya, Irwan menyelesaikan pendidikan di SD Negeri 3 Palu, kemudian lanjut ke SMP Negeri 1 Palu dan SMA Negeri 1 Palu.

Lalu, ia berkuliah di Universitas Tadulako dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos) pada 1994.

Irwan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Tadulako juga, di program studi Magister Administrasi Publik, serta meraih gelar Magister Sains (M.Si) pada 2008.

Ia menikahi wanita bernama Hazizah yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi periode 2019-2024, serta dikaruniai dua orang anak.

Pria yang kerap dikenal dengan nama Irwan Lapatta itu pernah menjabat sebagai Bupati Sigi dalam dua periode, yakni 2016-2021 dan 2021-2025.

Pada periode pertama, Irwan didampingi Wakil Bupati Paulina Lallo, sekaligus menjadi bupati termuda di antara tujuh kepala daerah lainnya yang dilantik pada 2016, dengan usia 48 tahun, dilansir TribunPalu.com.

Periode kedua, Irwan Lapatta berpasangan dengan Samuel Yanse Pongi.

Selama menjadi pemimpin Kabupaten Sigi, ia menghadapi berbagai macam tantangan seperti pemulihan pasca-bencana (termasuk gempa dan likuifaksi di Sulawesi Tengah pada 2018 serta pandemi Covid-19 yang merebak mulai 2020), pembangunan infrastruktur, dan program moderasi beragama serta pembinaan pemuda.

Satu dekade kepemimpinan Irwan Lapatta sebagai Bupati Sigi terdokumentasi dalam buku bertajuk Membangun Sigi di Antara Dua Bencana: Percikan Pemikiran dan Kerja Nyata Muhammad Irwan Lapatta.

Buku tersebut, diluncurkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu pada Rabu (10/12/2025).

Sebelum menjadi Bupati Sigi, Irwan Lapatta pernah menjabat beberapa posisi penting di Kabupaten Donggala.

Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Staf Ahli Bupati Donggala.

Dikutip dari laman sigikab.go.id, soal riwayat organisasi, Irwan Lapatta pernah menjabat sebagai:

  • Ketua Umum DPK Kosgoro 1957 Kabupaten Sigi
  • Ketua Umum DPD BMK 57 Kabupaten Sigi
  • Ketua Umum Ikatan Pencak Silat (IPSI) Sulawesi Tengah
  • Ketua Umum Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sigi
  • Ketua Umum Klub Persatuan Sepak Bola Indonesia Sigi (Persigi)
  • Ketua Umum Forum Masyarakat Sigi (FORMASI)

Motivasi Merapat ke Partai Gerindra

Irwan merapat ke Partai Gerindra setelah mendapat kepercayaan untuk menyusun struktur organisasi sayap Partai Gerindra, yakni Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) di tingkat provinsi.

Proses itu bermula setelah dirinya bertemu dengan anggota DPD RI dari Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) SATRIA di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Irwan Lapatta dipercaya untuk menjadi Ketua SATRIA Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus berperan dalam pembentukan struktur sayap partai tersebut.

“Pasca bertemu Sekjen, saya siap menerima amanah itu dan juga siap menjadi anggota Partai Gerindra,” ungkapnya.

Sebelum proses penyusunan berjalan, Irwan mengaku telah berkoordinasi dan melaporkan langsung kepada Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola.

Ia kembali bersilaturahmi untuk menyampaikan kesiapan apabila dipercaya memimpin SATRIA tingkat provinsi.

“Saya melaporkan kesiapan menyusun struktur sekaligus jika dipercaya menjadi Ketua SATRIA Sulteng,” jelasnya.

Menurut Irwan, secara organisasi kepemimpinan di sayap partai memiliki afiliasi langsung dengan partai induk. Karena itu, kesiapannya memimpin SATRIA sejalan dengan komitmennya menjadi bagian dari Gerindra.

Irwan lantas menyatakan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi pembangunan daerah serta memperkuat kerja-kerja politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana tetap bisa memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat. Di mana pun kita berada, orientasinya harus tetap untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Bergabungnya Mohamad Irwan Lapatta dinilai dapat menjadi tambahan energi baru bagi Gerindra di Sulawesi Tengah, terutama dalam memperkuat konsolidasi internal dan menghadapi dinamika politik ke depan.

Ia menegaskan, seluruh proses berjalan terbuka dan diketahui oleh jajaran pimpinan partai.

Dengan langkah tersebut, Irwan menyatakan komitmennya untuk berkontribusi dalam penguatan struktur dan kerja-kerja politik Partai Gerindra di Sulawesi Tengah.

(Tribunnews.com/Rizki A.) (TribunPalu.com/Andika Satria Bharata)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas