Triono Junoasmono Pimpin IABA 2025–2029, Alumni Inggris Siap Perkuat SDM dan Ekonomi Nasional
Sebanyak lebih dari 150 pengurus resmi dilantik dalam acara yang turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan perwakilan diplomatik
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Indonesia Association of British Alumni (IABA) melantik Triono Junoasmono sebagai Ketua Umum periode 2025–2029 di Jakarta
- Organisasi ini menegaskan komitmen memperkuat kontribusi alumni Inggris dalam pengembangan SDM, inovasi, dan daya saing ekonomi nasional
- IABA menargetkan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung agenda Indonesia Emas 2045
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Association of British Alumni (IABA) menegaskan komitmennya memperkuat kontribusi strategis terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan daya saing ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum IABA Triono Junoasmono menegaskan jejaring alumni pendidikan Inggris harus berperan sebagai katalis solusi nyata bagi pembangunan nasional.
“Keunggulan global yang dimiliki para alumni harus diterjemahkan menjadi program konkret yang berdampak bagi pembangunan nasional,” ujar Triono saat pelantikan kepengurusan IABA periode 2025–2029 di Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026).
Sebanyak lebih dari 150 pengurus resmi dilantik dalam acara yang turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan perwakilan diplomatik dan jadi momentum menandai reposisi IABA dari sekadar komunitas alumni menjadi mitra strategis pembangunan.
"Pada periode kepengurusan baru, IABA menargetkan penguatan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, industri, dan komunitas pendidikan—terutama dalam pengembangan talenta, inovasi, serta peningkatan daya saing global," kata pria yang akrab dipanggil Yongki ini.
Sekretaris Jenderal IABA Aldian Vounthougerenth Sitompul mengatakan struktur organisasi telah dirancang selaras dengan agenda prioritas pemerintah, termasuk penguatan SDM unggul dan transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.
“Kami menyelaraskan bidang-bidang kerja dengan prioritas nasional agar kontribusi IABA lebih terarah, terukur, dan relevan,” ujarnya.
Meski belum merinci seluruh program kerja, IABA memastikan akan mendorong berbagai inisiatif kolaboratif yang menyasar sektor pendidikan tinggi, riset, kebijakan publik, hingga pengembangan kepemimpinan muda.
Pelantikan turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan RI sekaligus Ketua Dewan Penasihat IABA Muhammad Qodari, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, serta Hakim Konstitusi Arsul Sani.
Baca juga: Rekam Jejak Moncer Alumni UI yang Prediksinya Disetujui Mahfud MD: Kasus Ijazah Jokowi Selesai 2035
Hadir pula Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya beserta sejumlah pejabat kementerian dan pimpinan lembaga negara.
Kehadiran para tokoh tersebut mempertegas posisi IABA sebagai jejaring diaspora pendidikan yang memiliki akses langsung ke pengambil kebijakan.
Sebagai organisasi yang mewadahi alumni pendidikan Inggris di Indonesia, IABA dinilai memiliki potensi jejaring global yang signifikan, baik dalam transfer pengetahuan, investasi, maupun diplomasi pendidikan.
"Di tengah kompetisi global talenta dan transformasi ekonomi berbasis inovasi, jejaring alumni luar negeri dapat berperan sebagai penghubung antara ekosistem internasional dan kebutuhan domestik," kata dia.
Dengan mengusung tema 'Berdampak untuk Negeri' kepengurusan baru IABA menargetkan penguatan peran alumni tidak hanya sebagai komunitas profesional, tetapi juga sebagai aktor kebijakan dan penggerak kolaborasi strategis lintas sektor.
Langkah ini dinilai sejalan dengan agenda pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045 yang menempatkan SDM unggul dan inovasi sebagai pilar utama pertumbuhan.
Baca tanpa iklan