Profil Khofifah Indar Parawansa, Masuk Daftar Gubernur dengan Engagement Terbanyak Menurut Riset DIR
Berikut rangkuman profil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masuk dalam daftar gubernur dengan publikasi media massa terbanyak versi DIR.
Penulis:
Faryyanida Putwiliani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Pada Pemilu 2024, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dinyatakan menang telak atas dua lawannya Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman.
Periode ini merupakan periode kedua Khofifah menjadi Gubernur Jatim.
Pada periode pertama yakni 2019-2024, Khofifah juga menjadi Gubernur Jatim bersama Wagub Emil Dardak.
Baca juga: 3 Daerah Dipimpin Dedi Mulyadi, Bobby, SF Hariyanto Dapat Sentimen Negatif Tinggi: Riset DIR 2026
Latar Belakang Keluarga
Mengenai kehidupan pribadinya, Khofifah Indar Parawansa adalah perempuan yang terlahir dari keluarga sederhana di kawasan perkampungan daerah Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur.
Sang ayah, bernama H. Achmad Ra’i (Alm) adalah seorang petani dan peternak sapi perah. Sedangkan sang ibu, Hj Rochmah seorang ibu rumah tangga.
Khofifah Indar Parawansa memiliki suami bernama Ir. H. Indar Parawansa. Mereka dikaruniai empat orang anak.
Ketika masih muda, Khofifah pernah berjualan es lilin keliling kampung dari kelas empat hingga kelas enam Sekolah Dasar (SD).
Khofifah juga memiliki hobi mencari ikan dan kerang di sungai Jemursari, Wonocolo.
Ketika masih kecil, Khofifah bercita-cita menjadi pembaca berita televisi, hingga menjadi pejabat.
Baca juga: Riset DIR: Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Banyak Engagement, Disusul Pramono dan Khofifah
Riwayat Jabatan
Sebelum menjadi Gubernur, Khofifah adalah seorang menteri. Ia menjabat sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja pada tahun 2014-2018.
Dikutip dari ppid.jatimprov.go.id, Khofifah juga pernah menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI.
Ia juga menjadi Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI pada tahun 2004-2006.
Selama berkarier, Khofifah pernah menjadi Ketua Komisi VII DPR RI pada tahun 2004-2006.
Beberapa tahun sebelumnya, Khofifah pernah menjabat Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional pada 1999-2001.
Tak berhenti di situ, Khofifah juga pernah menjabat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan.