SPPG Gagaksipat Boyolali Tegaskan Menu Sajian Sesuai Juknis BGN
SPPG nyatakan, harga porsi untuk balita, KB, TK, hingga siswa SD kelas I–III memang ditetapkan Rp 8.000 per porsi, bukan Rp 10.000
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- SPPG Gagaksipat 2 Boyolali menegaskan menu MBG Ramadan berupa roti isi ayam, sosis, dan pisang telah sesuai juknis Badan Gizi Nasional dengan harga Rp 8.000 per porsi.
- Paket tersebut mengandung energi hingga 239,5 kkal untuk porsi kecil, lengkap dengan protein, karbohidrat, lemak, dan serat sesuai standar gizi.
- Susu dan telur dijadwalkan hadir dua kali sepekan dalam pola rotasi menu, bukan diberikan setiap hari.
TRIBUNNEWS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia kembali menjadi perhatian publik.
Polemik kali ini muncul dari Boyolali, Jawa Tengah, namun isu yang mengemuka menyentuh aspek lebih luas.
Yakni transparansi, standar gizi, dan mekanisme pengawasan pelaksanaan program secara nasional.
Menu MBG kering yang disalurkan saat Ramadan 2026 oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Gagaksipat, Ngemplak, dipersoalkan oleh Ketua LSM Pengembangan Anak Indonesia, Dewi Ritaningsih.
Ia menilai komposisi menu yang diterima siswa PAUD kurang mencerminkan anggaran yang ditetapkan.
Pihak SPPG Gagaksipat 2 menegaskan menu yang didistribusikan telah sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala SPPG Gagaksipat 2, Yuwida Salma Lova, menyampaikan bahwa harga porsi untuk balita, KB, TK, hingga siswa SD kelas I–III memang ditetapkan Rp 8.000 per porsi, bukan Rp 10.000.
“Roti Joy isi daging ayam harga reseller Rp 4.050 per pcs, sosis oven isi daging Rp 2.500 per pcs, dan pisang ambon Rp 1.450 per pcs. Kami tidak memberikan harga di bawah Rp 8.000 untuk porsi kecil,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Salma juga memaparkan rincian kandungan nutrisi.
Untuk porsi kecil, energi mencapai 239,5 kkal dengan komposisi protein 8,4 gram, lemak 5,7 gram, karbohidrat 38,1 gram, dan serat 1,5 gram.
Sementara porsi besar memiliki energi 352,3 kkal dengan protein 16 gram, lemak 11,2 gram, karbohidrat 48,4 gram, dan serat 1,9 gram.
Baca juga: BGN Jelaskan Isu Mitra SPPG Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari
Menurutnya, sumber karbohidrat berasal dari roti, protein dari daging ayam dalam roti dan sosis, sedangkan pisang menjadi sumber serat, vitamin, dan mineral.
Terkait tidak adanya susu dan telur dalam paket tersebut, Salma menegaskan kedua menu itu telah dijadwalkan hadir dua kali dalam sepekan, sesuai pola rotasi menu dan tidak diberikan setiap hari.
Dalam konteks nasional, implementasi MBG memang mengacu pada standar teknis BGN, termasuk penghitungan kebutuhan energi berdasarkan kelompok usia serta standar keamanan pangan.
Salma menambahkan bahwa seluruh produk yang digunakan telah bersertifikasi halal, memiliki izin PIRT, serta terdaftar di BPOM.
Baca tanpa iklan