Pushidrosal Hibahkan 2 Ribu Lembar Peta Versi Peta Laut ke Kemdiktisaintek
Pushidrosal menghibahkan peta NKRI (versi peta laut) kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Pushidrosal menghibahkan peta NKRI (versi peta laut) kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).
- Peta NKRI versi laut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran geografis.
- Tetapi juga menjadi simbol penguatan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menghibahkan peta NKRI (versi peta laut) sebanyak 2 ribu lembar dan satu buah pigura beserta peta NKRI versi peta laut kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).
Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto menyerahkannya secara simbolis kepada Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendiktisaintek Prof I Ketut Adnyana.
Baca juga: Profil Laksdya TNI Budi Purwanto, Jebolan AAL 1989 yang Kini Jabat Komandan Pushidrosal
Penyerahannya dilakukan pada rangkaian acara Tasyakuran Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Graha Jalapuspita, Jakarta, Rabu (4/2/2026) lalu.
Budi mengatakan wilayah NKRI yang membentang dari Sabang hingga Merauke merupakan entitas geografis yang sangat luas dan strategis.
Sekitar 2/3 luas wilayahnya yang berupa lautan, kata dia, menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
Laut Indonesia, kata Budi, tidak hanya menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Melainkan juga menjadi jalur perhubungan internasional yang vital, ruang pertahanan negara, serta wahana interaksi sosial, ekonomi, dan budaya antarpulau maupun untuk kepentingan strategis pertahanan dan pembangunan nasional pada setiap wilayah perairan.
"Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda, khususnya di lingkungan perguruan tinggi," kata Budi dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi pada Kamis (26/2/2026).
"Peta tersebut diharapkan dapat terdistribusikan ke berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia sebagai media edukasi strategis yang memperkuat pemahaman tentang luas dan kompleksitas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjut dia.
Dia juga berharap, peta NKRI versi laut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran geografis, tetapi juga menjadi simbol penguatan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim.
"Sekaligus mendorong tumbuhnya semangat riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat berbasis kemaritiman di kalangan sivitas akademika," pungkasnya.
Dalam foto-foto yang diterima Tribunnews.com pada Kamis (26/2/2026), tampak peta-peta tersebut berbentuk gulungan yang dibungkus kertas cokelat menyerupai potongan pelepah pisang.
Gulungan peta itu tampak bertumpuk-tumpuk ketika diserahkan ke bagian rumah tangga Kemdikti Saintek.
Baca tanpa iklan