Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jika Obat AS Bebas Masuk Tanpa Izin BPOM, Ini Risikonya Menurut Pakar

Kesepakatan dagang RI-AS ada klausul menyebut Indonesia akan mengakui FDA secara otomatis untuk alat kesehatan dan farmasi tanpa evaluasi BPOM.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Jika Obat AS Bebas Masuk Tanpa Izin BPOM, Ini Risikonya Menurut Pakar
pom.go.id
Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 

Lebih jauh, ia mengingatkan risiko saat krisis global terjadi. Jika kapasitas regulator domestik kerdil, Indonesia akan sangat rentan apabila negara asal obat membatasi ekspor demi memprioritaskan kebutuhan domestik mereka sendiri.

Meski mendukung percepatan akses produk kesehatan, Dicky mendesak agar pemerintah tetap memberikan kewenangan bagi BPOM untuk melakukan abbreviated review atau evaluasi berbasis risiko.

"Pendekatan global yang benar adalah regulatory reliance, di mana keputusan akhir tetap berada di otoritas domestik. BPOM harus tetap berwenang melakukan evaluasi, menolak jika tidak sesuai, dan mengatur distribusi domestik demi keamanan populasi," tegasnya.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas