Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mitos Bupati Pekalongan 2 Periode Berturut-turut dan Fadia Arafiq Ditangkap KPK

Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mitos Bupati Pekalongan 2 Periode Berturut-turut dan Fadia Arafiq Ditangkap KPK
HO/IST
BUPATI PEKALONGAN FADIA ARAFIQ - Kolase foto Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Fadia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebuah hotel di kawasan Simpang Lima Semarang Jateng jadi saksi bisu KPK tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkit mitos soal bupati di Pekalongan. 

3. Amat Antono (2011-2016).

4. Asip Kholbihi (2016-2021).

5. Fadia Arafiq (2021-2024).

Fadia Arafiq, dilantik 2025 dan kena OTT KPK pada 3 Maret 2026.

 

KPK Juga Tangkap Ajudan dan Orang Kepercayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam kegiatan penyelidikan tertutup atau Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Lembaga antirasuah tersebut dipastikan turut menangkap dua orang lainnya yang merupakan ajudan dan orang kepercayaan sang bupati.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, identitas kedua orang yang ikut terjaring operasi senyap bersama Fadia Arafiq tersebut belum diketahui secara pasti.

Baca juga: Bupati Fadia Arafiq Ditangkap KPK, 5 Mobil Dinas Pemkab Pekalongan Terparkir di Polres 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa para pihak awalnya diamankan di wilayah Semarang sebelum akhirnya langsung diterbangkan ke Jakarta.

"Bahwa pada dini hari tadi tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari bupati. Para pihak diamankan di wilayah Semarang," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Setibanya di Jakarta, rombongan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 10.25 WIB menggunakan dua unit mobil. 

Namun, kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut luput dari pantauan awak media yang menunggu di pintu utama. 

Tim penyidik KPK menggiring Fadia beserta rombongannya masuk melalui jalur belakang atau area basement.

Langkah ini membuat awak media belum dapat melihat secara langsung para pihak yang dibawa, termasuk sosok dua orang ajudan dan orang kepercayaan yang disebut oleh juru bicara KPK.

 

Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas