Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

TNI Berharap 11 Bandara Perintis di Papua yang Sempat Ditutup Segera Dibuka Kembali

Kaskogabwilhan menyambangi satu per satu bandara perintis di Papua yang ditutup sementara imbas penembakan KKB terhadap epsawat Smart Air.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto bersama jajaran pejabat TNI meninjau 11 bandara perintis di Papua yang saat ini dijaga pasukan tentara pasca-serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Menggunakan pesawat jenis Cessna Caravan, Joko bersama para pejabat utama Kogabwilhan III menyambangi satu per satu bandara perintis. 

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Identifikasi Dua Terduga Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

Salah satu yang dikunjungi adalah Bandara Kapiraya di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Selasa (3/3/2026).

"Kami datang menemui masyarakat untuk mendengarkan dengan hati dan seksama, sekaligus memberikan solusi atas keluh kesah saudara-saudara kita, pasca ditutupnya bandara perintis yang menjadi ujung tombak sosial, ekonomi, dan peradaban masyarakat pelosok Papua," kata Joko.

Ia menerangkan, bandara perintis merupakan 'jendela dunia' bagi masyarakat Papua yang tinggal di wilayah pegunungan, perbukitan, dan lembah terpencil. 

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Akses transportasi udara menjadi satu-satunya jalur vital distribusi logistik, mulai dari sembako, pakaian, obat-obatan, alat kesehatan, hingga sarana pendidikan.

Hanya melalui bandara perintis, kebutuhan dasar sandang, pangan, dan papan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. 

Oleh karena itu, pemulihan keamanan 11 bandara perintis menjadi prioritas.

Joko berharap 11 bandara perintis ini bisa kembali dibuka untuk operasi oleh Kementerian Perhubungan.

palagi saat ini situasi keamanan terus dijaga oleh personel TNI yang bersiaga 24 jam di setiap lokasi bandara.

"Mudah-mudahan akan segera dibuka. Mengingat kondusivitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup pasca gangguan KKB kini telah pulih dan dijaga ketat 24 jam oleh pasukan TNI," tegasnya.

Lebih lanjut Joko menerangkan, bahwa setiap tindakan yang diambil TNI terhadap gangguan keamanan di Papua, dilakukan secara terukur, profesional, dan berlandaskan hukum serta penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).

Tujuannya untuk memastikan setiap langkah yang diambil sesuai prosedur, demi melindungi personel TNI dan warga sipil sekitar.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas