Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Deddy Suryadi, Eks Ajudan Jokowi Jadi Pangdam Jaya Pertama Berpangkat Letnan Jenderal

Deddy Suryadi akan segera menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI seiring validasi organisasi Komando Daerah Militer Jaya atau Kodam Jaya. 

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Deddy Suryadi, Eks Ajudan Jokowi Jadi Pangdam Jaya Pertama Berpangkat Letnan Jenderal
Tribun Jateng
BINTANG TIGA - Mayjen TNI Deddy Suryadi. Ia segera menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI seiring validasi organisasi Komando Daerah Militer Jaya atau Kodam Jaya.  

Ringkasan Berita:
  • Mayjen TNI Dedy Suryadi akan segera naik pangkat menjadi Letnan Jenderal (Letjen) TNI seiring validasi organisasi Kodam Jaya. 
  • Keputusan yang ditandatangani di Istana Negara pada 10 Maret 2026 oleh Jenderal Agus Subiyanto menetapkan bahwa jabatan Pangdam Jaya kini dapat diisi oleh perwira setingkat Letjen, bukan lagi hanya perwira bintang dua.
  • Dengan keputusan tersebut, Mayjen Dedy Suryadi resmi menyandang pangkat Letjen TNI sekaligus menjabat sebagai Pangdam Jaya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mayjen TNI Deddy Suryadi segera menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI seiring validasi organisasi Komando Daerah Militer Jaya atau Kodam Jaya. 

Dalam keputusan yang ditandatangani pada Senin (10/3/2026) di Istana Negara, Jenderal Agus Subiyanto mengesahkan bahwa jabatan Pangdam Jaya kini dapat diisi oleh perwira bintang tiga Letnan Jenderal (Letjen). 

Sebelumnya, posisi tersebut hanya diisi oleh perwira bintang dua. Keputusan ini sekaligus menaikkan pangkat Mayjen Deddy Suryadi menjadi Letjen TNI dan menobatkannya sebagai Pangdam Jaya yang baru.

Wilayah kerja Kodam Jaya mencakup Jakarta dan sekitarnya yang memiliki kompleksitas keamanan tinggi, termasuk pusat pemerintahan, objek vital nasional, serta aktivitas politik nasional. 

Peningkatan status organisasi itu dinilai perlu agar komando wilayah tersebut memiliki kapasitas kepemimpinan dan koordinasi yang lebih kuat.

Nama Deddy Suryadi juga kerap dikaitkan dengan kedekatannya dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ia pernah bertugas sebagai ajudan presiden saat Jokowi memimpin Indonesia. Posisi ajudan presiden merupakan jabatan yang sangat strategis karena menuntut kepercayaan tinggi dari kepala negara.

Rekam jejak penugasan

Deddy Suryadi termasuk salah satu perwira TNI yang kariernya menanjak cepat. Perwira kelahiran Bandung, 14 September 1973 ini merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dari kecabangan infanteri.

Ia menghabiskan sebagian besar perjalanan militernya di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang dikenal sebagai salah satu unit tempur paling prestisius di tubuh TNI AD.

Dalam perjalanan karier awalnya sebagai perwira pertama hingga menengah, Deddy Suryadi ditempa melalui berbagai penugasan di satuan tempur Kopassus.

Ia pernah menjabat Komandan Batalyon 22 Grup 2/Sandi Yudha Kopassus, satuan yang dikenal memiliki spesialisasi operasi intelijen dan pengintaian khusus. 

Kariernya kemudian berkembang ke posisi teritorial dan staf. Deddy pernah dipercaya menjadi Komandan Kodim 0623/Cilegon pada periode 2014–2016 sebelum kembali ke Kopassus sebagai Komandan Grup 2/Sandi Yudha pada 2016–2017. 

Rangkaian jabatan ini memperlihatkan kombinasi pengalaman tempur dan teritorial yang biasanya menjadi jalur pembinaan karier bagi perwira yang dipersiapkan menuju posisi strategis di tingkat lebih tinggi.

Nama Deddy Suryadi mulai dikenal publik secara luas ketika ia dipercaya menjadi ajudan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada periode 2017–2019. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas