Dinamika Global Meningkat, PB HMI MPO Dorong Stabilitas Nasional
Ketua Umum PB HMI MPO, Irfan Maftuh, mengatakan ketegangan tersebut masih terus berlanjut dan turut memengaruhi kondisi dalam negeri
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- PB HMI MPO menyoroti meningkatnya dinamika global akibat konflik antara Amerika Serikat–Israel melawan Iran yang dinilai berdampak luas terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia.
- Ketua Umum PB HMI MPO, Irfan Maftuh, menyatakan ketegangan tersebut masih berlanjut dan turut memengaruhi kondisi nasional.
- Ia menekankan bahwa situasi dalam negeri kini diwarnai berbagai persoalan, terutama maraknya provokasi dan ujaran kebencian di ruang publik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) menyoroti meningkatnya dinamika global akibat konflik antara Amerika Serikat–Israel melawan Iran yang dinilai berdampak luas terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia.
Ketua Umum PB HMI MPO, Irfan Maftuh, mengatakan ketegangan tersebut masih terus berlanjut dan turut memengaruhi kondisi dalam negeri yang diwarnai berbagai persoalan, termasuk maraknya provokasi dan ujaran kebencian di ruang publik.
“Dinamika global terus meningkat akibat perang antara Amerika Serikat–Israel melawan Iran. Ketegangan ini berdampak pada geopolitik dan geoekonomi dunia,” ujar Irfan dalam keterangannya kepada wartawan di DPP KNPI, kawasan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Irfan mengatakan, situasi nasional juga menghadapi tantangan serius, terutama terkait meningkatnya penyebaran provokasi dan ujaran kebencian terhadap pemerintah maupun individu di berbagai platform media.
“Situasi dalam negeri juga diwarnai dengan berbagai persoalan. Provokasi dan ujaran kebencian terhadap pemerintah maupun orang-perorangan terus menjadi konsumsi masyarakat di berbagai media,” ucapnya.
Menurut Irfan, kondisi tersebut menuntut pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas negara.
“Hal tersebut menuntut pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas negara,” tegasnya.
HMI MPO adalah salah satu faksi dalam organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia.
HMI MPO lahir pada 1986 setelah terjadi perpecahan di tubuh HMI terkait penerimaan asas tunggal Pancasila yang diwajibkan pemerintah pada masa Soeharto melalui kebijakan politik rezim Orde Baru.
Dalam pernyataan sikapnya, PB HMI MPO mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan nasional di tengah gejolak global.
Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menghentikan provokasi, ujaran kebencian, serta penyebaran informasi menyesatkan yang berpotensi menimbulkan kepanikan di masyarakat.
PB HMI MPO juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang menjaga stabilitas keamanan negara, sembari menegaskan bahwa kritik tetap diperlukan sebagai bagian dari perbaikan kebijakan.
“Kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap harus dilakukan untuk perbaikan, namun harus dibedakan antara provokasi dan ujaran kebencian,” ujar Irfan.
Presiden Minta Masyarakat Waspada
Belum lama, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan rakyat Indonesia agar bersiap menghadapi kesulitan akibat perang yang pecah di Timur Tengah.
Baca tanpa iklan