PB SEMMI Soroti Dedikasi dan Humanisme Polisi di Mudik Lebaran 2026
PB SEMMI apresiasi Polri atas dedikasi dan humanisme dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- PB SEMMI memberi apresiasi kepada Polri atas dedikasi dan humanisme dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026.
- Ribuan posko disiapkan, rekayasa lalu lintas diterapkan, dan anggota Polri rela bertugas saat Lebaran demi keamanan masyarakat. Operasi Ketupat 2026 jadi bukti komitmen Polri.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Di tengah hiruk pikuk arus mudik Lebaran 2026, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) memberikan apresiasi tinggi kepada personel Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilai bekerja dengan penuh dedikasi dan mengedepankan sisi humanisme dalam melayani masyarakat.
PB SEMMI menilai kehadiran aparat kepolisian menjadi penopang utama kelancaran perjalanan jutaan pemudik yang bergerak menuju kampung halaman di berbagai daerah.
Bendahara Umum PB SEMMI Achmad Donny menyebut kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama Ramadan menjadi bukti nyata komitmen Polri.
“Terima kasih kepada Kapolri dan jajaran. Selama Ramadan, kamtibmas sangat kondusif. Ini cermin kerja keras dan komitmen Polri dalam melayani masyarakat,” ujar Donny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, kesiapan Polri menghadapi arus mudik terlihat dari ribuan posko yang telah disiapkan di berbagai titik strategis.
Tercatat sebanyak 2.746 posko didirikan, terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 334 pos terpadu.
“Semua ini disiapkan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan jajaran untuk memastikan masyarakat mudik dengan aman, selamat sampai tujuan, hingga kembali ke kota asal,” jelasnya.
Selain pendirian posko, Polri juga menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.
Skema seperti contra flow dan sistem buka-tutup jalan diberlakukan guna mengurai kepadatan kendaraan selama arus mudik dan balik.
Namun demikian, Donny menekankan bahwa ada sisi lain yang sering luput dari perhatian publik, yakni pengorbanan anggota Polri yang tetap bertugas saat momen Lebaran.
“Jangan lupa, anggota Polri juga punya keluarga. Mereka harus rela meninggalkan keluarga demi memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman. Ini sisi humanisme yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran Polri dalam menjaga keamanan rumah-rumah warga yang ditinggalkan saat mudik, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang.
Sebagai informasi, selama Ramadan hingga menjelang Lebaran, Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 guna menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan tradisi mudik.