Hadapi Ancaman Era Digital, IT Wayame Gelar Simulasi Keamanan Siber
Integrated Terminal (IT) Wayame, Ambon, menggelar kegiatan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Integrated Terminal Wayame di Ambon menggelar Table Top Exercise ISPS Code untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman keamanan di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
- Simulasi menitikberatkan pada skenario keamanan siber dan penggunaan drone tidak dikenal, termasuk potensi sabotase, guna menguji respons cepat dan tepat dari peserta.
- Kegiatan melibatkan berbagai pihak, dengan tujuan memperkuat koordinasi dan memastikan keamanan operasional pelabuhan serta distribusi energi terjaga.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam menghadapi tantangan keamanan di era digital yang semakin kompleks, Integrated Terminal (IT) Wayame, Ambon, menggelar kegiatan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen operasional di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas), khususnya dalam menghadapi ancaman berbasis teknologi seperti keamanan siber dan penggunaan drone ilegal.
Pelaksanaan Table Top Exercise dibagi dalam dua tahapan utama.
Pada hari pertama, Rabu (4/3/2026), kegiatan difokuskan pada refreshment materi ISPS Code yang dirangkaikan dengan gladi resik di ruang rapat perkantoran IT Wayame.
Tahapan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi internal seluruh personel, termasuk Port Facility Security Officer dan tim keamanan.
Memasuki hari kedua, Kamis (5/3/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Exercise Table Top ISPS Code yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon. Simulasi dirancang secara komprehensif dan interaktif guna menguji respons peserta terhadap berbagai skenario ancaman.
Dengan mengangkat tema “Cyber Security”, latihan tahun ini menitikberatkan pada skenario “Pengoperasian Drone Tidak Dikenal pada Area Terbatas - Terlarang serta Ancaman Sabotase”.
Skenario tersebut menguji kemampuan peserta dalam merespons ancaman secara terukur, termasuk melakukan penyesuaian tingkat keamanan (security level) secara cepat dan tepat.
Integrated Terminal Manager IT Wayame, Novi Prasetyo, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan ancaman di era digital.
"Ancaman terhadap keamanan fasilitas operasional saat ini tidak lagi hanya bersifat konvensional atau fisik, melainkan telah merambah ke aspek teknologi seperti keamanan siber dan intrusi penggunaan drone ilegal. Melalui Table Top Exercise ISPS Code ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh lini operasi di IT Wayame memiliki kesiapsiagaan yang matang, adaptif, dan mampu merespons setiap eskalasi ancaman keamanan dengan cepat dan tepat," kata Novi dalam keterangannya Rabu (18/3/2026).
"Kami juga sangat mengapresiasi dukungan penuh dan sinergi yang luar biasa dari KSOP Kelas I Ambon, KODERAL IX Ambon, dan Polsek Ambon. Kolaborasi lintas instansi ini adalah kunci utama dalam menjaga keamanan Objek Vital Nasional demi menjamin kelancaran distribusi energi bagi masyarakat di wilayah Maluku," imbuhnya.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk manajemen dan tim keamanan IT Wayame, KSOP Kelas I Ambon, KODERAL IX Ambon, serta Polsek Ambon.
Sinergi lintas instansi dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan pelabuhan.
Melalui pelaksanaan simulasi ini, IT Wayame menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kompetensi personel dalam menghadapi dinamika ancaman keamanan yang terus berkembang di era digital.
Baca tanpa iklan