8 Ide Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga untuk Rayakan Idul Fitri 2026
Di Indonesia, tradisi halal bihalal menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Idul Fitri 2026 menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk merayakan kemenangan setelah Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi.
- Tradisi halal bihalal dilakukan sebagai sarana saling memaafkan dan memperkuat hubungan keluarga dalam suasana Lebaran.
- Susunan acara yang terencana dapat membuat kegiatan halal bihalal keluarga lebih tertib, hangat, dan berkesan.
TRIBUNNEWS.COM - Sebentar lagi, umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri, sebuah momen istimewa yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.
Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga menjadi waktu yang penuh makna untuk kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta saling memaafkan antar sesama.
Di Indonesia, tradisi halal bihalal menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri.
Halal bihalal merupakan kegiatan berkumpul bersama keluarga, kerabat, atau komunitas untuk saling bermaafan dan memperkuat hubungan kekeluargaan dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Momen ini biasanya diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari doa bersama, sambutankeluarga, hingga makan bersama.
Agar acara halal bihalal keluarga semakin terarah dan berkesan, diperlukan susunan acara yang tepat.
8 Ide Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga untuk Rayakan Idul Fitri 2026
Berikut 8 ide susunan acara halal bihalal keluarga yang bisa menjadi inspirasi untuk merayakan Idul Fitri 2026 dengan lebih bermakna:
Contoh 1: Susunan Acara Sederhana dan Khidmat
Baca juga: 77 Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Kota Malang, Jumat 20 Maret 2026
- Pembukaan oleh MC: Mengawali acara dengan salam dan pengantar singkat.
- Pembacaan ayat suci Al-Qur’an: Memberikan nuansa religius dan keberkahan.
- Sambutan perwakilan keluarga: Menyampaikan tujuan acara dan ucapan Idul Fitri.
- Doa bersama: Memohon ampunan dan keberkahan bagi keluarga.
- Saling bermaafan: Inti acara dengan berjabat tangan antaranggota keluarga.
- Makan bersama: Menikmati hidangan Lebaran bersama.
- Foto bersama: Mengabadikan momen kebersamaan.
- Penutup: Menutup acara secara resmi.
Contoh 2: Susunan Acara Bernuansa Religius
- Pembukaan: Pembawa acara membuka kegiatan.
- Tilawah Al-Qur’an: Membacakan ayat suci untuk menenangkan hati.
- Tausiyah singkat : Ceramah tentang makna Idul Fitri dan silaturahmi.
- Doa bersama: Doa dipimpin oleh tokoh agama atau keluarga.
- Halal bihalal: Saling bermaafan sebagai wujud membersihkan hati.
- Ramah tamah: Sesi santai untuk berbincang antaranggota keluarga.
- Dokumentasi: Mengambil foto atau video bersama.
- Penutup: Mengakhiri acara dengan tertib.
Contoh 3: Susunan Acara Keluarga Besar
- Pembukaan oleh MC: Membuka acara dengan tertib.
- Sambutan sesepuh keluarga: Memberikan nasihat dan pesan kebersamaan.
- Perkenalan anggota keluarga baru: Mengenalkan anggota keluarga yang baru bergabung.
- Tausiyah atau pesan keluarga: Menguatkan nilai kekeluargaan dan kebersamaan.
- Doa bersama: Mendoakan seluruh anggota keluarga.
- Saling bermaafan: Menjadi inti dari halal bihalal.
- Makan bersama: Menjalin keakraban melalui kebersamaan.
- Penutup: Mengakhiri rangkaian acara.
Contoh 4: Susunan Acara Santai dan Kekeluargaan
- Pembukaan singkat: Pembukaan tanpa formalitas berlebihan.
- Sesi cerita keluarga: Berbagi pengalaman atau kenangan.
- Saling bermaafan: Momen inti saling memaafkan.
- Permainan ringan: Mencairkan suasana dan menambah keakraban.
- Istirahat dan makan bersama: Menikmati hidangan sambil santai.
- Pembagian THR: Memberikan kebahagiaan bagi anak-anak.
- Foto bersama: Mengabadikan momen.
- Penutup santai: Acara ditutup tanpa kesan kaku.
Contoh 5: Susunan Acara dengan Hiburan
- Pembukaan: Mengawali acara.
- Ice breaking: Aktivitas ringan untuk mencairkan suasana.
- Sambutan keluarga: Memberikan pesan singkat.
- Halal bihalal: Saling bermaafan antaranggota keluarga.
- Makan bersama: Menikmati hidangan Lebaran.
- Hiburan ringan: Bisa berupa nyanyi, kuis, atau penampilan keluarga.
- Dokumentasi: Mengabadikan momen kebersamaan.
- Penutup: Menutup acara.
Contoh 6: Susunan Acara Formal dan Tertata
- Pembukaan oleh MC:Pembukaan resmi acara.
- Pembacaan ayat suci Al-Qur’an: Membuka dengan nuansa religius.
- Sambutan tuan rumah: Menyampaikan maksud acara.
- Tausiyah: Memberikan pencerahan keagamaan.
- Doa bersama: Dipimpin tokoh agama atau sesepuh.
- Halal bihalal: Saling berjabat tangan.
- Ramah tamah: Interaksi santai antaranggota keluarga.
- Penutup resmi: Penutupan secara formal.
Contoh 7: Susunan Acara Interaktif
- Pembukaan: Awal kegiatan.
- Permainan perkenalan: Membantu anggota keluarga saling mengenal.
- Sambutan singkat: Menyampaikan tujuan acara.
- Saling bermaafan: Inti kegiatan halal bihalal.
- Sharing session: Berbagi cerita atau pengalaman hidup.
- Makan bersama: Menjalin kehangatan.
- Foto bersama: Dokumentasi acara.
- Penutup: Mengakhiri kegiatan.
Contoh 8: Susunan Acara Ringkas
- Pembukaan: Mengawali acara secara singkat.
- Sambutan keluarga: Ucapan selamat Idul Fitri.
- Doa bersama: Memohon keberkahan.
- Halal bihalal: Saling bermaafan.
- Makan bersama: Menikmati hidangan.
- Obrolan santai: Menghangatkan suasana.
- Foto keluarga: Mengabadikan momen.
- Penutup: Mengakhiri acara dengan sederhana.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Idul Fitri 2026
Baca tanpa iklan