Kemacetan di Tol MBZ Pada H-2 Lebaran Dipicu Peningkatan Volume Kendaraan dan Aktivitas Rest Area
Kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Jalan Layang Tol MBZ, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada H-2.
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Jalan Layang Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada H-2 Lebaran, Kamis (19/3/2026).
Parmindimwas Subdit Dakgar Dirgakkum Korlantas Polri, Ipda Hanny Neno mengatakan kemacetan terkhususnya di kawasan MBZ, dipicu tingginya volume kendaraan yang melintas dalam waktu bersamaan.
Kepadatan lalu lintas disebabkan berbagai faktor di lapangan.
"Kemungkinan dari keluar dari rest area, bisa kemungkinan-kemungkinan itu banyak. Bisa kemungkinan ada kejadian misalnya ada suatu kendaraan misalnya mesinnya rusak, dia harus menepi," kata Neno saat meninjau Posko Angkutan Lebaran 2026 di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, kepadatan tidak sampai membuat lalu lintas berhenti total, namun kendaraan hanya melaju perlahan.
Selain itu, arus keluar masuk rest area juga turut memperlambat laju kendaraan di tol.
Baca juga: Kemenhub: Kereta Api Jadi Moda Transportasi Favorit Mudik Lebaran 2026
"Dari rest area dia keluar untuk masuk ke tol lagi kan pelan, jadi untuk kecepatan mobil yang ini kan lebih mulai mengurang, mengurang, dan akan menghambat juga," tuturnya.
Berdasarkan Data Posko Angkutan Lebaran 2026, arus kendaraan di jalan tol juga mengalami peningkatan.
Jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat naik 4,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Kisah Mudik Lebaran: Saeful Tony Jalan Kaki 2 Pekan, Sunaryo Naik Sepeda Lima Hari
Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Jakarta justru melonjak lebih tinggi, yakni sebesar 14,24 persen.
Adapun untuk wilayah Jabodetabek, pergerakan kendaraan baik yang keluar maupun masuk melalui gerbang tol tercatat meningkat sebesar 0,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.