Daftar Kecelakaan Kendaraan Akibat Jalan Berlubang saat Arus Mudik Lebaran 2026
Meski jumlah kecelakaan meningkat, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan sebesar 13,50 persen.
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Sejumlah kecelakaan mudik terjadi diduga akibat jalan berlubang di berbagai daerah.
- Insiden melibatkan mobil hingga sepeda motor, menyebabkan luka dan kerusakan kendaraan.
- Kondisi jalan rusak dan minim penerangan dinilai meningkatkan risiko bagi pemudik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 di sejumlah daerah terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang.
Berikut rangkuman kecelakaan akibat jalan berlubang:
Tol Cipularang
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 80 A, wilayah Maracang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu malam (14/3/2026).
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh adanya lubang di badan jalan tol yang mengakibatkan kerusakan fatal pada salah satu kendaraan.
Baca juga: 5 Populer Regional: Kecelakaan Maut Tewaskan 4 Orang di Tol Tegal - Kisah Pemudik Nekat Jalan Kaki
Peristiwa bermula saat sebuah mobil Suzuki pick up bernomor polisi BE 9892 AA melaju dari arah Lampung menuju Bandung dengan muatan labu.
Pengemudi kendaraan, Suhendi (40), mengaku bahwa mobilnya menghantam lubang besar di badan jalan yang mengakibatkan as roda patah seketika.
"Ada lubang di depan, langsung kena dan as rodanya patah. Mungkin juga karena muatan berat, tapi sebenarnya masih wajar," ujar Suhendi saat ditemui di lokasi kejadian.
Sesaat setelah as roda patah, kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri.
Dalam upaya menghindari tabrakan dari belakang dengan sebuah truk bermuatan semen yang tidak memiliki bak penutup, Suhendi terpaksa membanting setir ke arah kiri.
Tindakan ini mengakibatkan mobil pick up tersebut terguling dan ambruk di bahu jalan.
Insiden ini kemudian memicu tabrakan beruntun dengan kendaraan lain yang melaju di belakangnya.
Meski awalnya melibatkan empat kendaraan, termasuk sebuah mobil pengangkut sayur, dua kendaraan lainnya yang sempat terserempet dilaporkan langsung meninggalkan lokasi kejadian tak lama setelah benturan terjadi.
Di sisi lain, Jasa Marga membantah kecelakaan tersebut akibat lubang di jalan tol Cipularang.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati memastikan, kecelakaan tersebut tidak disebabkan oleh kerusakan jalan.
"Dapat kami pastikan tidak ada lubang di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil evaluasi penyidikan atas kecelakaan tersebut, pihak Kepolisian di lapangan menyatakan bahwa kondisi truk yang patah as diduga menjadi penyebab kecelakaan. Jadi kami sampaikan terkait faktor kecelakaan akibat lubang itu tidak benar," ungkap Widiyatmiko dalam keterangan, Senin (16/3/2026).
Jalur Pantura
Pemudik pengendara sepeda motor terjatuh setelah terperosok lubang di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).
Akibat insiden ini, seorang pemudik bernama Imam asal Indramayu mengalami luka robek di bagian dengkul serta luka pada kaki.
Ia diketahui berangkat dari Bekasi untuk ke Indramayu.
Menurut Imam, sepanjang perjalanan dari Bekasi hingga wilayah Tanjungpura terdapat banyak lubang jalan berukuran besar di sejumlah titik.
“Di sepanjang jalan lingkar dari Bekasi sampai Tanjungpura banyak lubang besar, tambalan jalannya juga tidak rata,” ujar Imam.
Fatlin warga setempat menyampaikan, insiden pengendara sepeda motor terjatuh akibat lubang jalan di wilayah itu sudah sering terjadi.
“Sering pengendara motor jatuh di sini. Memang sempat diperbaiki, tetapi sekarang terkelupas lagi, mungkin kualitas aspalnya kurang bagus,” kata Fatlin.
Jalan Pramuka Cianjur
Jalan Pramuka, Desa Bojong, Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, yang berlubang menyebabkan seorang pengendara motor kecelakaan.
Dalam perjalanan mudik dari Bandung ke Bekasi, korban yang bernama Yusuf Rizki (21) melindas lubang dan akhirnya jatuh pada Jumat (20/3/2026).
"Tadi saya sempat melindas lubang besar dan dalam, ditambah kondisi jalan gelap gak ada lampu penerangan sama sekali," ucapnya.
Atas kecelakaan ini, kondisi motor Yusuf rusak parah dan tidak bisa melanjutkan perjalannya sendiri. Ia menunggu keluarganya untuk menjemputnya.
Jumlah Kecelakaan Naik
Jumlah kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2026 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Paminbinwas Subdit Dakgar Dirgakkum Korlantas Polri Ipda, Hanny Neno mengungkapkan, kenaikan angka kecelakaan mencapai 1,97 persen.
“Untuk laka lantas selisih di tahun 2025, 2026 naik 1,97 persen,” kata Hanny di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Meski jumlah kecelakaan meningkat, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan sebesar 13,50 persen.
Sementara itu, korban luka berat naik 9,4 persen dan luka ringan meningkat 19,63 persen.
Hanny juga menyebut, total kecelakaan lalu lintas di jalan tol mencapai 22 kejadian yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.
Kecelakaan lalu lintas di jalan tol tercatat terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Bogor ruas Jagorawi, Cimahi, Batang, dan Subang.
Dari data yang ada, kasus terbanyak dilaporkan terjadi di wilayah Subang, disusul Batang.
Seluruh kejadian tersebut merupakan kecelakaan yang terjadi di ruas tol, bukan di jalan arteri.
Menurutnya, kecelakaan dipicu berbagai faktor, mulai dari kondisi kendaraan hingga kelalaian pengemudi.
“Karena kelalaian dari pengendara itu, dia kayaknya nyalip, dia nabrak bus yang di belakang, gitu," kata Hanny.
"Biasanya kemungkinan kelalaiannya kemungkinan lelah bisa jadi, banyak faktor yang kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi untuk terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.