Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Meledak di Permukiman Padat Penduduk Biak Papua, Ada Korban Tewas

Ledakan dahsyat diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II terjadi di permukiman padat penduduk, K abupaten Biak Numfor, Papua

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Meledak di Permukiman Padat Penduduk Biak Papua, Ada Korban Tewas
Tribunpapua.com/Fiona Sihasale
LEDAKAN DIDUGA BOM - Kapolres Biak Numfor bersama Kasatreskrim dan anggota lainnya saat turun ke lokasi untuk sterilisasi dan identifikasi lokasi ledakan di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua Minggu (31/5/2026). Sejumlah orang dilaporkan tewas dan hilang akibat ledakan tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Ledakan terjadi permukiman padat penduduk
  • Sejumlah orang dilaporkan meninggal dan hilang akibat ledakan
  • Polisi dan TNI masih di lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut peristiwa

TRIBUNNEWS.COM, BIAK NUMFOR - Ledakan dahsyat diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II terjadi di permukiman padat penduduk, Kompleks Perikanan di Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Minggu (31/5/2026) pukul 14.45 WIT.

Akibat ledakan tersebut dilaporkan sejumlah rumah hancur dan sejumlah orang menjadi korban.

Warga di sekitar lokasi kejadian mengungkap ledakan terjadi secara tiba-tiba dan getarannya terasa hingga radius yang cukup jauh.

Berdasarkan informasi terkini lima orang dilaporkan meninggal dan tiga lainnya masih dalam pencarian akibat ledakan tersebut.

Saat ini polisi dan TNI sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat setelah terjadi ledakan asap hitam pekat membumbung.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya itu, terlihat juga ada kobaran api setinggi lebih dari 6 meter ke udara.

Baca juga: Jenazah Sulfiki, Satu dari 4 Korban Tewas Helikopter Jatuh di Mimika Dimakamkan di Biak Numfor

Akibat kuatnya ledakan, puing-puing bangunan pun terlihat terlempar ke udara.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi para korban.

Namun polisi belum bisa memastikan secara pasti jumlah dan identitas korban karena masih dalam proses pendataan dan verifikasi.

Sementara itu, korban yang ditemukan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan dan proses identifikasi sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga: Bikin Heboh, Ini Keuntungan Strategis Rusia Jika Tempatkan Pesawat Bomber di Biak Numfor Papua

“Kami sudah melakukan sterlisasi TKP dan identifikasi bersama dengan seluruh aparat. Ada beberapa rumah yang kondisinya rusak dan kami juga mengidentifikasi beberapa korban," kata Kapolres saat ditemui di lokasi kejadian dikutip dari Tribunpapua.com.

Untuk kepentingan penyelidikan, Tim Identifikasi Forensik (Inafis) bersama unit teknis lainnya melakukan Treatment Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dengan mengumpulkan berbagai bukti yang dapat membantu mengungkap penyebab ledakan.

Kapolres mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan sumber ledakan.

"Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya, nanti akan kami laporkan lebih lengkap setelah hasil laboratorium dan penyelidikan keluar,” ujar dia.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas