Unpad Buka Program Studi Pascasarjana Baru 2026, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 13 Juli
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka sejumlah program studi baru di jenjang pascasarjana tahun 2026.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Unpad buka program studi baru jenjang pascasarjana tahun 2026, meliputi S2 Hubungan Internasional, S2 Ilmu dan Teknologi Pangan, S3 Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, serta S3 Fisika.
- Fakultas Kedokteran Unpad juga menghadirkan program Spesialis Gizi Klinik dan empat program subspesialis.
- Selain program reguler, Unpad menawarkan berbagai jalur pendidikan seperti PJJ, RPL, Magister Berbasis Project, double degree, serta beragam beasiswa dengan pendaftaran yang masih dibuka hingga 13 Juli 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka sejumlah program studi baru di jenjang pascasarjana tahun 2026.
Pembukaan program ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat saat ini serta potensi kontribusinya bagi pembangunan di masa depan.
Prodi baru tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi berbasis riset yang dapat menjawab berbagai tantangan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pangan, hubungan internasional, hingga kelautan.
Pada tahun akademik 2026, Unpad menghadirkan empat program studi baru jenjang pascasarjana yang terdiri atas:
Program Magister (S2)
- Magister Hubungan Internasional
- Magister Ilmu dan Teknologi Pangan
Program Doktor (S3)
- Doktor Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan
- Doktor Fisika
Selain itu, Fakultas Kedokteran Unpad juga membuka sejumlah program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Baca juga: 3.196 Peserta Lulus UTBK SNBT 2026 di Unpad, Ini Jadwal Daftar Ulangnya
Program Spesialis (Sp1)
- Spesialis Gizi Klinik
Program Subspesialis (Sp2)
- Patologi Klinik
- Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
- Ilmu Kesehatan Mata
- Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
"Selaras dengan keinginan menuju pusat pendidikan dan pengetahuan berkelas dunia maka program pascasarjana diharapkan dapat memberi inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat. Diperlukan riset untuk menghasilkan inovasi tersebut, dan prodi pascasarjana yang dibuka diharapkan bisa turut memperkuat peran unpad sebagai pusat pengetahuan . Prodi yang sudah ada saat ini juga akan semakin diperkuat untuk menuju arah yang sama," ujar Direktur Akademik Unpad, Prof. Aliya Nur Hasanah, dikutip dari unpad.ac.id, Senin (1/6/2026).
Khusus untuk program spesialis (Sp1) dan subspesialis (Sp2), Prof. Aliya menjelaskan bahwa pembukaannya dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan dengan kompetensi yang lebih spesifik.
Perkembangan teknologi medis, meningkatnya beban penyakit, serta kompleksitas kasus kesehatan saat ini menuntut kehadiran dokter spesialis dan subspesialis yang mampu memberikan layanan lebih mendalam dan komprehensif.
Karena itu, kehadiran program pendidikan Sp1 dan Sp2 dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.
Pilihan Program Magister Unpad
Selain membuka program studi baru, Unpad juga telah menyediakan berbagai program pascasarjana dengan karakteristik khusus yang bisa dipilih calon pendaftar sesuai kebutuhannya masing-masing.
Program tersebut antara lain Magister Berbasis Project, Magister jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Magister Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Magister melalui jalur Alumni Berprestasi dan Berkinerja, serta Magister Double Degree baik dengan mitra perguruan tinggi di Indonesia maupun dengan perguruan tinggi internasional.