Kumpul Bersama Keluarga di Rumah Teuku Umar, Megawati Tak Gelar Open House
Megawati Soekarnoputri akan merayakan hari raya Idulfitri 1447 H, bersama keluarga besar dan sahabat-sahabat terdekatnya.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Megawati Soekarnoputri merayakan Idulfitri 1447 H bersama keluarga dan sahabat tanpa menggelar open house.
- Ia menjaga tradisi Lebaran dengan suasana kekeluargaan serta menyajikan hidangan khas Nusantara.
- Megawati juga mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat persaudaraan dan gotong royong.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan merayakan hari raya Idulfitri 1447 H, bersama keluarga besar dan sahabat-sahabat terdekatnya.
Tradisi ini selalu dilakukan oleh Megawati ketika menyambut Lebaran.
Tak lupa, Megawati juga menghidangkan menu makanan khas Nusantara saat berkumpul bersama keluarga.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam pesan menyambut Idul Fitri hari ini, Sabtu (21/3/2026).
“Sebagai tradisi yang selalu dijaga, Ibu Megawati merayakan Idulfitri dalam suasana kekeluargaan, penuh kehangatan dan kebersamaan bersama keluarga besar serta sahabat-sahabatnya dengan menu Lebaran khas Nusantara. Jadi tidak ada open house,” ujar Hasto.
“Beliau meneruskan tradisi, berhalal bi halal, merayakan Lebaran bersama keluarga dan para sahabat,” sambungnya.
Sementara itu, pantauan Tribunnews di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, pada pukul 09.00 WIB, terpantau masih sepi.
Hanya sejumlah petugas keamanan yang tampak berjaga di rumah Megawati.
Adapun, ada papan pengumuman yang bertulisan ‘Mohon Maaf, Tidak Ada Open House’ yang terpasang di pintu masuk rumah Megawati.
Sebelumnya, Hasto juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana, Begini Respons Jokowi
Dalam pesannya, Megawati menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Ibu Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ruang refleksi diri, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Hasto.
"Idulfitri menjadi momentum yang sangat penting untuk mewujudkan persaudaraan nasional melalui sikap hidup saling maaf memaafkan. Terlebih setelah selama satu bulan penuh, mengembleng jiwa dan raga dengan berpuasa," tambah Hasto mengutip pesan Megawati.
Baca tanpa iklan