Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Presiden Prabowo Temui Keluarga 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Tangis keluarga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon pecah di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menemui keluarga tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon
  • Prabowo terlihat menyalami satu per satu keluarga korban. 
  • Kepala Negara memberikan dukungan moral di tengah suasana duka yang dialami keluarga korban.

TRIBUNNEWS.COM - Tangis keluarga tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon pecah di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Momen itu terjadi saat keluarga korban bertemu dengan Prabowo di Gedung VIP Lounge Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (4/4/2026) malam.

Berdasarkan pantauan di YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo yang mengenakan setelan jas hitam tiba di lokasi dengan menggunakan kendaraan Maung berwarna putih.

Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung memasuki gedung dan menuju area tempat keluarga almarhum menunggu di dekat peti jenazah.

Prabowo terlihat menyalami satu per satu keluarga korban. Kepala Negara memberikan dukungan moral di tengah suasana duka yang dialami keluarga korban.

Selain menyalami keluarga korban, Kepala Negara juga menyempatkan diri untuk memberikan penghormatan terakhir dengan menghadap foto ketiga prajurit TNI yang gugur.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kehadirannya, Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Sebagai informasi, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon gugur setelah adanya serangan ke posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr, Lebanon, pada 29 Maret 2026.

Kemudian pada esoknya, pada 30 Maret 2026, Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan gugur setelah kendaraan mereka dihancurkan bom pinggir jalan di dekat Bani Hayyan, Lebanon.

Suasana di Lokasi

Diberitakan sebelumnya, suasana haru terasa kuat ketika keluarga berdiri di samping peti jenazah berbalut bendera Merah Putih.

Tangis pecah, sejumlah keluarga mengusap perlahan permukaan peti jenazah sambil menyeka air mata.

Baca juga: Tangis Haru Keluarga Tiga Prajurit TNI Begitu Jenazah Tiba di Soekarno-Hatta

Isak haru terdengar di ruangan persemayaman. Seorang anak kecil digendong ibunya, berusaha tegar meski air mata terus mengalir.

Sang ibu berbisik pelan, seakan memperkenalkan bahwa sosok di dalam peti adalah ayahnya yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Beberapa anggota keluarga lain menyandarkan kepala sambil mengusap peti jenazah.

Dimakamkan di Kampung Halaman

Rencananya, setelah prosesi penghormatan terakhir di Soekarno-Hatta, ketiga jenazah akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Tangis keluarga dan usapan peti jenazah menjadi simbol haru atas pengorbanan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia.

(Tribunnews.com/Deni/Danang)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas