Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cara Ganti Puasa Ramadan di Bulan Syawal, Simak Penjelasannya

Masih punya utang puasa Ramadan? Simak cara bayar fidyah dan qadha puasa yang benar di bulan Syawal.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Cara Ganti Puasa Ramadan di Bulan Syawal, Simak Penjelasannya
baznas.go.id
Masih punya utang puasa Ramadan? Simak cara bayar fidyah dan qadha puasa yang benar di bulan Syawal. 

Ringkasan Berita:
  1. Qadha dilakukan dengan mengganti puasa di hari lain bagi yang mampu.
  2. Fidyah berupa memberi makan fakir miskin bagi yang tidak mampu puasa.
  3. Bulan Syawal menjadi waktu tepat untuk melunasi kewajiban puasa.

TRIBUNNEWS.COM - Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, umat Islam merayakan Hari Raya Idulfitri sebagai momen kemenangan. 

Namun, tidak semua kewajiban ibadah selesai begitu saja. 

Sebagian umat Muslim masih memiliki tanggungan puasa yang belum ditunaikan, baik karena sakit, haid, kehamilan, maupun alasan lain yang dibenarkan dalam syariat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana cara melunasi kewajiban tersebut di bulan Syawal?

Dalam ajaran Islam, terdapat dua cara untuk mengganti puasa yang tertinggal, yaitu qadha dan fidyah. 

Qadha adalah mengganti puasa di hari lain bagi mereka yang masih mampu berpuasa. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara fidyah adalah kewajiban memberi makan fakir miskin bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa secara permanen, seperti lansia atau penderita penyakit kronis.

Memahami perbedaan antara qadha dan fidyah menjadi hal penting agar tidak keliru dalam menjalankan kewajiban. 

Tidak semua orang bisa memilih di antara keduanya, karena masing-masing memiliki ketentuan tersendiri. 

Misalnya, orang yang sakit sementara wajib mengganti puasa dengan qadha.

Sedangkan mereka yang tidak memiliki kemampuan fisik untuk berpuasa diperbolehkan membayar fidyah.

Baca juga: Sampai Tanggal Berapa Bulan Syawal 2026? Ini Jawaban Pemerintah dan Muhammadiyah

Bulan Syawal menjadi waktu yang tepat untuk mulai melunasi kewajiban tersebut. 

Bagi yang menjalankan qadha, puasa dapat dilakukan setelah Idulfitri dan bisa dikerjakan secara bertahap sesuai kemampuan hingga jumlah hari yang ditinggalkan terpenuhi.

Sementara itu, bagi yang wajib membayar fidyah, caranya adalah dengan memberikan makanan kepada fakir miskin. 

Umumnya, satu hari puasa yang ditinggalkan diganti dengan satu porsi makanan. Bentuknya bisa berupa makanan siap saji atau bahan pokok seperti beras.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas