Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anies Baswedan Soroti IGRS: Rating Game Harusnya Bantu Orangtua, Bukan Jadi Alat Sensor

IGRS dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan dituang dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 11 Tahun 2016. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anies Baswedan Soroti IGRS: Rating Game Harusnya Bantu Orangtua, Bukan Jadi Alat Sensor
Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan
ANIES BASWEDAN - Wawancara Anies Baswedan di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026) lalu. Anies ikut menyoroti polemik penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform distribusi game digital Steam. 

Kepala Divisi Akses Internet Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), Unggul Sagena menilai standar IGRS selama ini belum banyak menjadi sorotan mereka.

“Standar IGRS kita belum banyak fokus, ya. Kecuali dulu waktu diterapkan, ada komunitas yang turut mengadvokasi dan waktu itu menurut SAFEnet cukup ‘aman’," kata Unggul saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026). 

Pasalnya, masih belum ada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak belum berlaku (PP TUNAS).

Selain itu, IGRS juga dipandang sebagai langkah awal yang cukup baik dalam mengatur klasifikasi usia pada game.

“Jika saat ini ternyata ada ketidaksesuaian, maka Komdigi perlu untuk menerima masukan dan diskusi lagi, terutama komunitas game," pungkas Unggul.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas