Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Saiful Mujani Minta Prabowo Diturunkan, Ini Kata Feri Amsari

Feri Amsari merespons pernyataan Saiful Mujani yang meminta Presiden Prabowo agar dijatuhkan lantaran dinilai tidak bisa dinasihati.

Ringkasan Berita:
  • Feri Amsari merespons pernyataan Saiful Mujani yang meminta Presiden Prabowo Subianto agar dijatuhkan lantaran dinilai tidak bisa dinasihati.
  • Menurutnya, pemakzulan atau pemberhentian adalah hal yang berbeda dengan makar. 
  • Feri menyebut bahwa makar ialah upaya untuk membunuh hingga menggulingkan presiden.

TRIBUNNEWS.COM - Saiful Mujani, pendiri lembaga survei dan riset bernama Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC), meminta Presiden Prabowo Subianto agar dijatuhkan lantaran dinilai tidak bisa dinasihati.

“Hanya itu. Kalau menasihati Prabowo, enggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itu bukan menyelamatkan Prabowo, Itu menyelamatkan diri kita dan bangsa ini. Terima kasih,” kata Saiful dalam forum halal bihalal yang mengusung tema “Sebelum Pengamat Ditertibkan” dan digelar di Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026).

Pernyataan Saiful ini memicu polemik, bahkan oleh beberapa orang dinilai sebagai dugaan makar atau upaya menjatuhkan pemerintahan yang sah.

Peneliti Poshdem (Pusat Studi Politik Hukum Pemilu dan Demokrasi) Universitas Andalas Feri Amsari pun buka suara terkait hal tersebut.

Pakar hukum tata negara itu menjelaskan bahwa memberhentikan presiden di tengah masa jabatannya berbeda dengan makar.

"Ini problem demokrasi kita. Orang di lingkup elite tidak memahami isi konstitusinya. Kalau dibaca pasal 7A, 7B, 7C, dan pasal 8 Undang-Undang Dasar 1945, upaya memberhentikan presiden di tengah masa jabatannya itu diperkenankan oleh konstitusi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang kemudian diributkan malah sebaliknya yang bicara soal makar, makar itu menggulingkan pemerintahan yang sah,"" ujar Feri dalam tayangan di YouTube Kompas TV, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pemakzulan atau pemberhentian adalah hal yang berbeda dengan makar. Ia menyebut bahwa makar ialah upaya untuk membunuh hingga menggulingkan presiden.

"Kalau dilihat dari pernyataan itu sama sekali tidak ada tindakan-tindakan untuk bertindak makar."

"Tidak ada proses mengumpulkan orang, mengumpulkan senjata, mengatur strategi bahwa besok akan menculik presiden, besok akan menahan presiden, besok kemudian akan membunuh presiden, itu gak ada," ungkapnya.

Baca juga: Seskab Teddy Respon Seruan Saiful Mujani “Jatuhkan Presiden Prabowo

Saiful Mujani minta Prabowo digulingkan

Dalam forum halal bihalal, Saiful mengkritik Prabowo dan menginginkan sang kepala negara diturunkan. Dia menilai Prabowo sudah tidak bisa diberi masukan agar pemerintahannya menjadi lebih baik.

"Presiden ini betul-betul sudah tidak presidensial. Jadi, jangan berharap kita memberi masukan-masukan untuk dia agar lebih baik. Dan itu tidak baik juga. Cuman, untungnya, orang ini nggak akan denger gitu,” ujarnya, Selasa.

“Tidak ada alternatif yang lain. Apalagi seperti yang sudah saya katakan tadi. Presiden itu sudah tidak presiden, gitu, loh,” kata Saiful.

Menurut Saiful, menggulingkan kepala negara lewat pemakzulan atau impeachment akan susah lantaran proses itu dilakukan oleh MPR. Dia merasa para anggota dewan tidak bisa diharapkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas