Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Motor MBG Emmo Rp50 Juta, AISMOLI: Ada yang Rp20 Juta Juga

Menkeu kecolongan proyek motor MBG Rp1,39 T. Merek Emmo disorot karena nihil diler fisik & situs resmi hanya cantumkan nomor ponsel.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Motor MBG Emmo Rp50 Juta, AISMOLI: Ada yang Rp20 Juta Juga
Emmo
MOTOR EMMO MBG - Kolase unit motor listrik merek Emmo yang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN), menampilkan tipe Trail JVX GT (kiri) dan Skuter JVH Max (kanan). Pengadaan senilai triliunan rupiah ini menuai sorotan tajam setelah Menteri Keuangan mengaku "kecolongan", ditambah temuan mengenai anomali harga dan nihilnya jaringan diler dari merek pendatang baru tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Menkeu Mengaku Kecolongan: Purbaya Yudhi Sadewa kaget adanya transaksi jumbo motor listrik Emmo dan langsung memotong alokasi anggaran operasional.
  • Anomali Infrastruktur Diler: Merek Emmo disorot karena nihil diler fisik yang beroperasi serta hanya mencantumkan nomor telepon seluler perusahaan.
  • Kontras Harga Industri: Asosiasi Motor Listrik soroti harga Emmo Rp50 juta karena dipasar tersedia opsi unit operasional mulai Rp20 jutaan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Polemik pengadaan 21.801 unit motor listrik bermerek Emmo oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir.

Di tengah langkah percepatan distribusi gizi nasional, muncul sorotan terkait mekanisme anggaran, nilai keekonomian kendaraan, serta kesiapan infrastruktur purnajual penyedia barang.

AISMOLI Soroti Transparansi Spesifikasi

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang mendorong ekosistem kendaraan listrik.

Namun, Ketua AISMOLI Budi Setiyadi mengungkapkan fakta bahwa pihaknya belum menerima informasi formal dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengenai pengadaan masif merek Emmo tersebut.

Terkait harga motor Emmo tipe Trail JVX GT yang mencapai Rp49,95 juta per unit di e-purchasing (sistem pengadaan elektronik pemerintah), Budi menekankan pentingnya transparansi spesifikasi teknis guna memastikan kewajaran nilai aset negara tersebut.

“Wah ini saya tidak bisa jawab, motor listrik ada yang harganya 100 juta, ada yang di bawah sampai dengan 20 juta ya ada, tergantung baterai dan teknologinya,” ujar Budi kepada Tribunnews.com, Senin (13/4/2026).

Verifikasi Infrastruktur dan Rekam Jejak

MOTOR EMMO — Penampakan motor listrik Emmo tipe JVX GT yang menjadi kendaraan operasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN). Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menyoroti pengadaan masif ini lantaran hingga kini belum menerima informasi formal dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait status merek tersebut.
MOTOR EMMO — Penampakan motor listrik Emmo tipe JVX GT yang menjadi kendaraan operasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN). Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menyoroti pengadaan masif ini lantaran hingga kini belum menerima informasi formal dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait status merek tersebut. (Emmo)
Rekomendasi Untuk Anda

Profil Emmo Electric Mobility memicu diskusi publik terkait kesiapan layanan purnajualnya.

Data Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) menunjukkan desain industri dua produk mereka baru terdaftar pada Agustus dan Oktober 2025.

Fakta di lapangan juga menunjukkan infrastruktur diler dan showroom belum sepenuhnya siap.

Penelusuran menunjukkan satu-satunya diler Emmo berada di Grogol, Jakarta Barat, terpantau masih kosong dan belum beroperasi.

Selain itu, pada laman resmi perusahaan, kontak yang tercantum hanya berupa nomor telepon seluler, bukan nomor telepon kantor permanen (landline).

Baca juga: Sosok Yenna Yuniana, Bos Pemenang Tender Motor MBG yang Tak Dikenal Pak RT

Menkeu Purbaya Kecolongan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pihaknya baru menyadari transaksi jumbo tersebut setelah proses berjalan.

Sebagai langkah proteksi anggaran, ia langsung memotong alokasi tambahan untuk tahun berjalan.

“Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya. Saya tidak tahu persetujuan awal, ketika tahu, saya potong. Tanya ke Ketua BGN deh,” tegas Purbaya di Istana Kepresidenan, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak mengetahui detail pengadaan unit operasional untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas