Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menko Pangan Soal Program Koperasi Desa Merah Putih: Kalau Tidak Berhasil, Taruhannya Terlalu Besar

Zulkifli Hasan, mengingatkan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih yang juga program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berhasil.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Menko Pangan Soal Program Koperasi Desa Merah Putih: Kalau Tidak Berhasil, Taruhannya Terlalu Besar
Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews
KOPDES - Potret Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ketika konferensi pers di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025). Ia mengingatkan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih yang juga program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berhasil. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah tengah mengerahkan seluruh kekuatan untuk memastikan program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan berjalan sukses hingga ke pelosok desa
  • Peran manajer profesional yang tengah direkrut sangat krusial bagi keberlangsungan koperasi desa
  • Pemerintah mengklaim telah menyatukan berbagai instansi dalam satu payung panitia seleksi nasional guna menjaring SDM berkualitas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengingatkan bahwa program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang juga program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berhasil.

Ia mengingatkan pemerintah kini tengah mengerahkan seluruh kekuatan untuk memastikan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini berjalan sukses hingga ke pelosok desa.

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput melalui pembangunan ribuan koperasi desa dan kampung nelayan di seluruh Indonesia. 

Zulkifli Hasan menyebut keberhasilan program ini merupakan harga mati bagi pembangunan nasional.

Ia mengingatkan bahwa peran manajer profesional yang tengah direkrut sangat krusial bagi keberlangsungan koperasi tersebut.

Ia mengisyaratkan bahwa kegagalan dalam program ini akan memberikan dampak signifikan.

Baca juga: Zulhas Pastikan Tak Ada Pungutan Dalam Rekrutmen 35 Ribu Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya manajer ini tentu penting perannya ya, perannya agar koperasi kita. Karena kalau kali ini koperasi nggak berhasil, aduh taruhannya terlalu besar," ujar Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Untuk mendukung misi tersebut, pemerintah mengeklaim telah menyatukan berbagai instansi dalam satu payung panitia seleksi nasional guna menjaring SDM berkualitas.

Hal ini dilakukan agar koperasi tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan penggerak nyata.

"Karena seluruh kekuatan sudah kita kerahkan untuk membangun koperasi agar di setiap desa itu apa namanya lilin-lilin yang menyala terang sehingga bisa menerangi Indonesia," tegasnya.

Baca juga: KSP Temukan 50 Ribu Lahan Koperasi Desa Merah Putih Bermasalah, Segera Verifikasi Lapangan

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) resmi membuka rekrutmen sebanyak 35.476 formasi manajer untuk Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih mulai Rabu, 15 April 2026. 

Pendaftaran ini dilakukan secara terbuka untuk mencari putra-putri terbaik bangsa guna mengelola potensi ekonomi desa di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Seleksi ini dilakukan secara kolaboratif antar-kementerian untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Pendaftaran tahap pertama ini akan berlangsung hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi pemerintah.

Pemerintah menargetkan pemenuhan kebutuhan SDM untuk dua sektor utama. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas