Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Survei: Setkab dan BGN Masuk Jajaran Lembaga dengan Eksposur Tertinggi

Survei Cyrus Network: Setkab & BGN masuk 3 besar lembaga dengan eksposur tertinggi di tengah dinamika atensi publik terhadap program MBG.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: willy Widianto
zoom-in Survei: Setkab dan BGN Masuk Jajaran Lembaga dengan Eksposur Tertinggi
net
EKSPOSUR - Kolase gedung Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta. Survei terbaru menempatkan kedua lembaga negara ini dalam jajaran instansi dengan tingkat eksposur tertinggi bagi publik. 

Ringkasan Berita:
  • Hasil Survei: Sekretariat Kabinet meraih skor persepsi 86,3 persen, menempati posisi tiga besar lembaga dengan tingkat eksposur tertinggi.
  • Dinamika Komunikasi: Pakar menilai keterbukaan dalam merespons isu secara langsung menjadi faktor yang diperhatikan publik dalam transparansi pemerintahan.
  • Catatan Keberlanjutan: Berbagai lembaga riset mencatat keragaman persepsi publik yang menekankan pentingnya konsistensi implementasi kebijakan di lapangan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat masuk dalam daftar kementerian/lembaga yang paling banyak mendapat perhatian publik dalam survei terbaru Cyrus Network periode April 2026.

Dalam survei tersebut, Setkab meraih skor persepsi sebesar 86,3 persen, menempatkannya di posisi tiga besar bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

Temuan ini muncul di tengah beragam tanggapan publik terhadap dinamika kabinet serta pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini terus menjadi sorotan.

Hubungan Eksposur dan Persepsi Publik

Peneliti Cyrus Network, Syahril Ilhami, menjelaskan bahwa angka tersebut berkaitan erat dengan pola penyampaian informasi yang dilakukan pimpinan lembaga saat ini. 

Menurutnya, intensitas publikasi mengenai aktivitas lembaga menjadi salah satu faktor yang ditangkap oleh masyarakat dalam survei tersebut.

Hal senada diungkapkan peneliti CSIS, Arya Fernandes.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyoroti adanya korelasi antara frekuensi kemunculan sebuah lembaga di ruang publik dengan penilaian masyarakat terhadap kinerja lembaga tersebut.

“Beberapa kementerian itu tinggi, seperti Kementerian Keuangan, BGN, Sekretaris Kabinet itu eksposurnya lebih tinggi dari K/L lain,” ujar Arya, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan bahwa lembaga dengan narasi program yang intens cenderung memperoleh penilaian yang lebih menonjol di mata publik.

Dinamika Respons terhadap Isu Strategis

Gaya komunikasi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang belakangan mulai muncul memberikan keterangan langsung kepada media juga menjadi bahan analisis pakar.

Pakar komunikasi digital, Anthony Leong, menilai langkah untuk menjawab pertanyaan media secara langsung merupakan bagian dari upaya adaptasi terhadap tuntutan transparansi publik yang semakin tinggi.

Pendekatan tersebut dinilai sebagai langkah teknis dalam menjaga alur informasi, terutama bagi pejabat yang kini harus merespons dinamika isu yang berkembang secara real-time.

Baca juga: Survei April 2026: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran di Atas 70 Persen

Perbandingan Data dan Dinamika Publik

Hingga April 2026, berbagai lembaga riset menangkap spektrum persepsi publik yang cukup beragam.

Di satu sisi, Poltracking mencatat stabilitas pemerintahan di angka 75,1?n PRC melaporkan tingkat pengenalan program MBG mencapai 91%.

Di sisi lain, analisis Litbang Kompas merekam 66% sentimen negatif di media sosial menyusul insiden keracunan massal, sementara temuan Cyrus Network mengidentifikasi 34,5% responden yang menyarankan pengalihan anggaran program tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas