Golkar Tak Khawatir Rudy Mas'ud Didemo Besar-besaran Warga Kaltim
Partai Golkar menegaskan tidak khawatir terhadap aksi demonstrasi besar yang dilakukan ribuan warga kepada Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Partai Golkar menegaskan tidak khawatir terhadap aksi demonstrasi besar yang dilakukan ribuan warga kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
- Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono, menyebut Rudy sebagai figur yang sudah berpengalaman dalam menghadapi dinamika di tengah masyarakat.
- Menurut Dave, kemampuan Rudy dalam menyerap aspirasi publik menjadi salah satu kunci dalam meredakan ketegangan yang muncul.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar menegaskan tidak khawatir terhadap aksi demonstrasi besar yang dilakukan ribuan warga kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono, menyebut Rudy sebagai figur yang sudah berpengalaman dalam menghadapi dinamika di tengah masyarakat.
Baca juga: Daftar Kontroversi Gubernur Kaltim Rudy Masud, Berujung Akan Didemo Ribuan Orang Hari Ini
"Pak Rudy bukan orang asing menghadapi situasi," kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Menurut Dave, kemampuan Rudy dalam menyerap aspirasi publik menjadi salah satu kunci dalam meredakan ketegangan yang muncul.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu meyakini tuntutan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa dapat ditangani dengan baik oleh pemerintah daerah.
"Dia pasti mampu untuk menyerap aspirasi dan juga menyelesaikan apapun yang menjadi kendala sehingga apa namanya, terjadi sebuah demo," ujarnya.
"Dan kita tetap memberikan dukungan kepada Pak Rudy untuk bisa menyelesaikan apapun itu yang menjadi kendala," tandasnya.
Sebelumnya, ribuan massa aksi menggelar demo yang menyasar kebijakan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Selasa (21/4/2026).
Dalam aksi demonstrasi ini ada tiga tuntutan yang dilayangkan, yakni terkait evaluasi anggaran terkait pengadaan mobil dinas Rp 8,5 miliar hingga renovasi rumah dinas Rp 25 miliar.
Kemudian mendesak pemberantasan KKN dan menjaga independesi DPRD Kaltim dalam menjalankan fungsi check and balances.
Setelah berjam-jam aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya terlihat keluar dari kantornya sekitar pukul 19.15 Wita.
Ia melangkah cepat, nyaris tanpa jeda, di bawah pengawalan ketat aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Mengenakan pakaian dinas harian berwarna khaki, Rudy tampak tergesa-gesa menuju rumah dinas yang lokasinya berdampingan dengan kantor gubernur.
Sejumlah wartawan yang telah menunggu sejak sore hari mencoba menghampiri dan meminta keterangan.
Namun, Rudy memilih diam. Tanpa sepatah kata pun, ia terus melangkah, menghindari sorotan kamera dan pertanyaan yang mengarah kepadanya.
Kemunculan Rudy di ruang publik terjadi tak lama setelah aparat kepolisian berhasil membubarkan massa aksi yang sebelumnya memenuhi kawasan tersebut.
Sejak siang, demonstrasi yang diikuti berbagai elemen masyarakat itu berlangsung dengan membawa tiga tuntutan utama kepada pemerintah provinsi.
Namun situasi yang semula terkendali berubah memanas menjelang petang.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.