Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menhan Kumpulkan Mantan Panglima, Eks Kepala Staf & Sejumlah Purnawirawan TNI, Apa yang Dibahas?

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan deretan mantan Panglima TNI dan sesepuh militer di Kantor Kementerian Pertahanan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Menhan Kumpulkan Mantan Panglima, Eks Kepala Staf & Sejumlah Purnawirawan TNI, Apa yang Dibahas?
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
MENHAN KUMPULKAN MILITER - Momen Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan deretan mantan Panglima TNI dan sesepuh militer di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan deretan mantan Panglima TNI dan sesepuh militer di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).
  • Sjafrie menjelaskan bahwa strategi pertahanan yang sedang disiapkan saat ini tetap berpijak pada nilai-nilai historis perjuangan bangsa Indonesia.
  • Eks Panglima TNI yang hadir di antaranya Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa dan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan deretan mantan Panglima TNI dan sesepuh militer di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Menhan Sjafrie mengatakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan selama ini memang tidak banyak dipublikasikan karena membutuhkan perhatian khusus.

Baca juga: Deretan Eks Panglima TNI Andika Perkasa hingga Gatot Nurmantyo Temui Menhan, Ada Apa?

"Perlu kami informasikan bahwa selama ini memang kami tidak banyak memberikan berbagai macam informasi-informasi kepada publik, dikarenakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi," ujar Sjafrie.

Sjafrie menjelaskan bahwa strategi pertahanan yang sedang disiapkan saat ini tetap berpijak pada nilai-nilai historis perjuangan bangsa Indonesia.

 

PERTEMUAN DI KEMENHAN - Momen Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran Mantan Panglima TNI saat menghadiri pertemuan dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Kemenhan, Jakarta, Jumat (24/4/2026). (Igman Ibrahim/Tribunnews.com)
PERTEMUAN DI KEMENHAN - Momen Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran Mantan Panglima TNI saat menghadiri pertemuan dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Kemenhan, Jakarta, Jumat (24/4/2026). (Igman Ibrahim/Tribunnews.com) (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

 

"Yang tidak terlupa adalah fundamental prinsip dari pengabdian kita pada negara yang secara historis ini merupakan satu turunan historis dari Angkatan 45 yang menjadi penjuru daripada pembangunan pertahanan negara dan khususnya pembangunan Tentara Nasional Indonesia," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dijelaskan Sjafrie, terdapat dua hal fundamental yang menjadi dasar kebijakan Kemenhan saat ini, yakni ketaatan pada konstitusi dan prioritas terhadap kepentingan nasional.

"Dua hal fundamental itu adalah, yang pertama: berhubungan dengan konstitusi. Jadi untuk diketahui oleh para sesepuh, para senior, bahwa amanat yang kita pijakkan ini tidak lepas daripada amanat konstitusi. Konstitusi itu yang berkaitan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945," kata Menhan.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Strategi Pertahanan Negara yang baru akan menjadi kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun oleh para pendahulu TNI.

"Yang kedua adalah yang berkaitan dengan kepentingan nasional. Inilah yang menjadi prinsip tata kelola yang kami lanjutkan dari apa yang menjadi turunan yang pernah dilaksanakan oleh para sesepuh dan para senior Purnawirawan TNI pada saat menjabat," imbuhnya.

"Yang baru adalah strategi pertahanan negara. Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional," lanjut Sjafrie.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto didampingi tiga Kepala Staf Angkatan juga terlihat hadir menemui Menhan.

Dari unsur pemerintah, ada juga Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan yang turut mengikuti acara tersebut.

Berikut daftar mantan Panglima TNI hingga purnawirawan TNI yang hadir pertemuan:

Eks Panglima TNI

  • Eks Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa
  • Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo
  • Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto
  • Eks Panglima TNI  Laksamana (Purn) Yudo Margono
  • Eks Panglima TNI Laksamana (Purn) Agus Suhartono

Kepala staf dan sejumlah purnawirawan TNI:

  1. Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman
  2. Eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat Agustadi Sasongko
  3. Eks Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adji
  4. Eks Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana (Purn) Marsetio
  5. Eks Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana (Purn) Ade Supandi
  6. Eks Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto 
  7. Eks Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat
  8. Eks Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia
  9. Eks Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna
  10. Eks Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II, Marsekal TNI (Purn) Imran Baidirus
  11. Eks Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja
  12. Eks Panglima Komando Operasi TNI di Aceh, Letjen (Purn) Bambang Darmono
  13. Eks Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri
  14. Eks Asops Panglima TNI, Letjen (Purn) Valentinus Suhartono
  15. Eks Panglima Komando Daerah Militer I, Letjen Fadhilah
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas