Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kapal Pertamina Diisi Pelaut India, Pakar Bicara soal Etos Kerja dan Kangen Rumah

Selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing

Tribun X Baca tanpa iklan
Ringkasan Berita:
  • Viral di media sosial mengenai kapal Gamsunoro milik Pertamina yang banyak diisi oleh kru berkebangsaan India.
  • Bahkan, disebut-sebut tidak ada warga negara Indonesia yang bekerja sebagai kru di kapal tersebut.
  • Selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, maka armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Viral di media sosial mengenai kapal Gamsunoro milik Pertamina yang banyak diisi oleh kru berkebangsaan India.

Bahkan, disebut-sebut tidak ada warga negara Indonesia yang bekerja sebagai kru di kapal tersebut.

 

Menanggapi hal itu, Pakar Kemaritiman Siswanto Rusdi membeberkan analisis soal fenomena tersebut.

Siswanto menyebut dalam level operasional manajemen kapal internasional, pengelola bebas memilih kru dari negara mana pun yang dianggap paling kompeten dan efisien.

Hal itu disampaikannya dalam wawancara khusus dalam program On Focus Tribunnews, yang dikutip dari kanal YouTube Tribunnews, Jumat (24/4/2026).

"Kalau pakai orang Indonesia, dengan segala hormat, bahasa Inggrisnya kurang. Etosnya rendah dan cepat homesickness (rindu rumah)," ujar Siswanto.

Baca juga: Pakar Ungkap Alasan Kapal Gamsunoro Milik Pertamina Berbendera Panama saat Tertahan di Selat Hormuz

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi ini, menurutnya, berbanding terbalik dengan pelaut asal India atau Rusia yang memiliki kemampuan bahasa Inggris lebih baik dan ketahanan kerja di laut yang lebih lama.

Ia menekankan bahwa selama kualitas SDM pelaut Indonesia tidak ditingkatkan secara masif, maka armada kapal besar milik Indonesia akan terus didominasi oleh pekerja asing.

"Menterinya ngerti nggak yang begini? Perbaikan itu harus dari atas, dari kebijakan SDM pelayaran kita," tegasnya.

 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas