Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Daftar Nama 14 Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara yang Teridentifikasi, Ada Suami Istri dan Anak

Sebanyak 14 korban meninggal akibat kecelakaan bus ALS vs truk tangki di Sumsel pada Rabu (6/5/2026), berhasil diidentifikasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Tim DVI Polda Sumatera Selatan bersama Pusdokkes Polri telah berhasil mengidentifikasi 14 korban meninggal akibat kecelakaan bus ALS vs truk tangki di Sumsel pada Rabu (6/5/2026).
  • Sementara itu, tiga jenazah lainnya masih dalam pemeriksaan. 
  • Dari 14 jenazah yang telah teridentifikasi, sebanyak 11 jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan terbaru insiden kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang.

Sepekan setelah kecelakaan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan bersama Pusdokkes Polri kini berhasil mengidentifikasi 14 korban yang meninggal.

Hal tersebut, disampaikan Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Rony Samtana, saat konferensi pers di RS Bhayangkara Polda Sumsel, Jumat (15/5/2026).

“Dari pemeriksaan post mortem dan ante mortem, terdapat 14 jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi. Tiga jenazah lainnya masih dalam proses karena kami masih menunggu data pembanding,” ungkapnya.

Adapun dari total 14 korban yang berhasil diidentifikasi, tiga orang di antaranya adalah satu keluarga. Mereka terdiri dari suami istri dan anak. 

Rekomendasi Untuk Anda

Identitas satu keluarga yang meninggal itu, adalah Aldi Setiawan dan istrinya, Agustina Maharani, serta sang anak bernama Abella.

Mereka tewas dalam kecelakaan yang terjadi wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya. 

Laka lantas di Jalan Lintas Sumatra ini, bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, namun juga menambah daftar laka lantas yang terjadi pada awal bulan Mei 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, sebanyak 968 laka lantas terjadi di Indonesia sejak tanggal 1-6 Mei 2026. Ditambah insiden tabrakan Bus ALS dan truk tangki yang mengakibatkan belasan orang meninggal.

Baca juga: Update Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara Sumsel, 14 Korban Tewas Teridentifikasi

Daftar 14 korban yang Telah Teridentifikasi:

  1. Aldi Setiawan bin Anwarudin (laki-laki) 
  2. Hj Syamsia Bachri binti Samaah (perempuan) 
  3. Zulpan Effendi bin Gusti Palungun (laki-laki) 
  4. Agustina Maharani binti Kambali (istri Aldi Setiawan) 
  5. Martoni bin Mardoni (laki-laki) 
  6. Aryanto bin Yasin (laki-laki) 
  7. Klinton Wardana Marbun bin Dohar Saut Marbun 
  8. Bahrul Ulum (laki-laki) 
  9. Syafruddin NST (laki-laki) 
  10. Alif Supriyantin (laki-laki) 
  11. Budiyanto (laki-laki) 
  12. Abella Zea Septiana (putri Aldi Setiawan dan Agustina Maharani)
  13. Zulkifli bin Hasan (laki-laki)
  14. Sukono (Laki-laki)

*Dari 14 jenazah yang telah teridentifikasi, sebanyak 11 jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.

EVAKUASI KORBAN - Petugas mengangkut jenzah untuk ddilakukan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Kamis (7/5/2026). Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Pemeriksaan dan proses identifikasi jenazah dibantu oleh 30 orang tenaga medis serta 7 orang dokter forensik.TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
EVAKUASI KORBAN - Petugas mengangkut jenazah untuk dilakukan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Kamis (7/5/2026). Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Pemeriksaan dan proses identifikasi jenazah dibantu oleh 30 orang tenaga medis serta 7 orang dokter forensik. (Tribun Sumsel/Abriansyah Liberto)

Proses Identifikasi

Proses identifikasi korban kecelakaan Bus ALS dilakukan melalui pencocokan data post mortem dan ante mortem, termasuk pemeriksaan DNA korban dan keluarga.

Wakapolda Sumsel menjelaskan, selain 17 korban meninggal di lokasi kecelakaan, terdapat dua korban lain yang meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kedua korban itu, bernama Fahrul asal Tegal dan Jumiatun asal Pati, Jawa Tengah.

“Sehingga total korban meninggal dunia dalam peristiwa ini menjadi 19 orang, terdiri dari 17 korban di lokasi kejadian dan dua korban meninggal saat perawatan,” katanya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas