Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rekam Jejak 5 Eks Panglima TNI yang Dikumpulkan Menhan Sjafrie, Ada yang Pernah Dicopot Jokowi

Eks Panglima TNI Wiranto, Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa, Agus Suhartono, dan Yudo Margono dikumpulkan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Rekam Jejak 5 Eks Panglima TNI yang Dikumpulkan Menhan Sjafrie, Ada yang Pernah Dicopot Jokowi
/Puspen TNI
KERJA SAMA PERTAHANAN - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu (kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali (kedua dari kiri) saat meninjauan Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle (R91) di Pelabuhan Gili Mas, Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (01/02/2025). Sebanyak lima mantan Panglima TNI dipanggil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). Kelima eks Panglima TNI yang dikumpulkan Sjafrie adalah Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, dan Laksamana (Purn) Yudo Margono. 

Pada 2013, Gatot Nurmantyo naik jabat menjadi Pangkostrad menggantikan Letnan Jenderal TNI Muhammad Munir.

Tahun berikutnya, Gatot Nurmantyo kembali naik jabatan dan menjadi KSAD pada masa pemerintahan Presiden SBY.

Pada 2015, Jokowi memilih Gatot Nurmantyo sebagai calon tunggal panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Moeldoko.

Pada 8 Juli 2015, Jokowi melantik Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI.

3. Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa

Andika Perkasa adalah Panglima TNI periode 2021-2022.

Ia merupakan jebolan Akmil 1987.

Andika Perkasa langsung bergabung dengan satuan Korps Baret Merah, Kopassus setelah lulus dari Akmil.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengawali kariernya di Grup 2/Para Komando Kopassus dan Satuan-81/Penanggulangan Teror (Gultor).

Pada 2001, Andika Perkasa ditugaskan di Departemen Pertahann dan pada 2002 Andika Perkasa diangkat menjadi Danyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus.

Seiring berjalannya waktu, karier Andika Perkasa makin cemerlang.

Pada pertengahan 2012, Andika Perkasa diangkat menjadi Komandan Korem 023/kawal Samudera di Sibolga.

Belum genap setahun menjabat, ia langsung diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AD dan meraih pangkat brigadir jenderal (brigjen).

Pada Oktober 2014, Andika Perkasa diangkat menjadi menjadi Kadispenad, lalu diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

Pada Mei 2016, Andika Perkasa dipromosikan menjadi Pangdam XII/Tanjungpura.

Pada awal 2018, ia diangkat menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dandiklat) TNI AD.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas